Ronda Rousey Kritik UFC Jelang Duel “Comeback” Lawan Gina Carano

Pada Selasa (10/3), Ronda Rousey (kiri) dan Gina Carano tampil bersama untuk pertama kalinya di depan publik saat konferensi pers promosi pertarungan. (Foto: AP)
Mantan juara dunia MMA Ronda Rousey mengatakan pertarungannya melawan Gina Carano pada 16 Mei mendatang bukan sekadar pertarungan “comeback”.
Duel tersebut juga merupakan upaya menantang dominasi Ultimate Fighting Championship (UFC) dalam industri seni bela diri campuran.
Pada Selasa (10/3), Rousey dan Carano tampil bersama untuk pertama kalinya di depan publik saat konferensi pers promosi pertarungan yang akan digelar di Intuit Dome, Inglewood, California.
Menurut Ronda Rousey, duel tersebut merupakan salah satu pertarungan terbesar yang bisa terjadi di MMA saat ini karena melibatkan dua pionir dalam perkembangan divisi perempuan di olahraga tersebut.
“Ini pertarungan terbesar di MMA saat ini. Tidak ada dua orang dengan pengenalan nama internasional sebesar saya dan Gina,” kata Rousey.
Carano merupakan salah satu bintang awal MMA perempuan pada akhir 2000-an, sementara Rousey kemudian menjadi sosok penting yang mendorong UFC membuka divisi perempuan pada awal 2010-an.
Meski begitu, keduanya sempat meninggalkan arena pertarungan untuk berkarier di industri hiburan setelah popularitas mereka melampaui aktivitas di oktagon.
Carano yang akan berusia 44 tahun bulan depan belum pernah bertarung sejak 2009, sedangkan Rousey terakhir kali tampil pada 2016 sebelum kemudian membangun keluarga.
Meski demikian, kedua petarung mengaku tidak pernah sepenuhnya meninggalkan MMA. Mereka sepakat kembali ke oktagon setelah pembicaraan panjang mengenai duel yang sudah lama dinantikan penggemar.
Carano menyebut pertarungan ini menjadi alasan utama dirinya kembali bertanding.
“Saya hanya hidup sekali, dan kesempatan ini membuat saya merasa benar-benar hidup,” ujar Carano, yang juga mengungkapkan telah menikah dengan petarung Muay Thai Kevin Ross.
Ronda Rousey sebelumnya mencoba membawa pertarungan tersebut ke UFC. Ia mengaku sempat berdiskusi dengan presiden UFC Dana White mengenai kemungkinan menggelar duel itu di promotor tersebut.
Namun kesepakatan tidak tercapai karena tawaran finansial yang dinilai tidak sebanding.
Ronda Rousey akhirnya memilih menggelar pertarungan di luar UFC dengan dukungan promotor Most Valuable Promotions milik YouTuber sekaligus petinju Jake Paul.
Ia juga menilai perubahan model bisnis UFC membuat promotor tersebut semakin sulit memberikan bayaran kompetitif kepada petarung.
“Sekarang ini soal mengubah lanskap olahraga dan menantang ‘monolit’ yang telah menjadi UFC,” kata Rousey.
Selain duel utama antara Rousey dan Carano, kartu pertandingan juga akan menampilkan mantan juara kelas berat UFC Francis Ngannou yang dijadwalkan menghadapi petarung Brasil Philipe Lins.
Artikel Tag: ronda rousey, ufc
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/ronda-rousey-kritik-ufc-jelang-duel-comeback-lawan-gina-carano






















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini