Rekap Hasil Kompetisi Anggar Di Olimpiade Paris

Gambar pictogram kompetisi anggar untuk Olimpiade Paris 2024. (Foto: Olympics)
Negara dengan perolehan medali terbanyak di semua cabang anggar Olimpiade Paris adalah Jepang, dengan dua emas, satu perak, dan dua perunggu. Diikuti Amerika Serikat dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu, serta Korea Selatan mengoleksi dua emas dan satu medali perak.
Di tempat keempat adalah Hong Kong dengan dua emas. Diikuti oleh negara tuan rumah, Prancis, dengan satu emas, empat perak dan dua perunggu. Dengan demikian, Prancis menjadi negara dengan jumlah medali terbanyak di canag anggar Olimpiade Paris, dengan total tujuh medali. Diikuti oleh Italia dengan satu emas, tiga perak dan satu perunggu.
Negara terakhir yang meraih medali emas adalah Hungaria, dengan satu perak dan satu perunggu, dan Ukraina, dengan satu perunggu. Terakhir, Tunisia dengan medali perak dan masing-masing satu medali perunggu, yakni Kanada, Republik Ceko, Mesir dan Polandia.
Untuk kompetisi degen perorangan putri, emas jatuh ke tangan Prancis dengan Auriane Mallo-Breton, diikuti oleh Hong Kong, dengan Vivan Kong meraih perak. Akhirnya perunggu jatuh ke tangan Hongaria, dengan atlet Eszter Muhari.
Di nomor floret perorangan putri, emas dan perak jatuh ke tangan Amerika Serikat, setelah Lee Kiefer (emas) dan Lauren Scruggs (perak) menaklukkan podium. Eleanor Harvey dari Kanada berada di urutan ketiga, meraih perunggu.
Pada nomor sabel perorangan putri, medali emas dimenangkan oleh Olga Kharlan dari Ukraina. Perak dan perunggu jatuh ke tangan tuan rumah, Prancis, dengan Manon Apithy-brunet meraih perak dan Sara Blazer meraih perunggu.
Beralih ke kategori pria, dalam disiplin degen perorangan, medali emas Olimpiade diraih oleh atlet Jepang, Kaki Kano. Medali perak diraih oleh atlet Perancis Yannick Borel, diikuti oleh perunggu yang diraih oleh Mohamed Elsayed dari Mesir.
Dalam kategori floret perorangan, Italia memenangkan medali emas melalui Filippo Macchi. Medali perak diraih oleh Ka Long Cheung dari Hong Kong. Terakhir, perunggu diraih oleh Nick Itkin yang mewakili Amerika Serikat.
Pada kategori perorangan putra terakhir, kita melihat bagaimana dalam duel sabel, Korea Selatan merebut medali emas di tangan Samguk Oh. Medali perak diraih oleh Fares Ferjani dari Tunisia dan medali perunggu diraih oleh Luigi Samele dari Italia.
Di beregu putri, pada kategori degen, Italia mendominasi kategori ini dan meraih medali emas. Medali perak diraih oleh tim Prancis, sedangkan medali perunggu diraih oleh tim Polandia.
Pada kategori floret, tim atlet Amerika meraih emas setelah mengalahkan tim Italia di final, dan dengan demikian meraih medali perak. Di tempat ketiga ada tim Jepang, yang mampu membawa pulang perunggu.
Akhirnya, pada kategori tim putri terakhir, dalam disiplin sabel, tim Ukraina mendominasi seluruh kompetisi di Olimpiade Paris, dan pantas mendapatkan medali emas. Medali perak diraih oleh tim Korea Selatan, sedangkan medali perunggu diraih oleh tim Jepang.
Dalam disiplin beregu putra, dalam kategori degen, tim Hongaria yang meraih emas setelah unggul jauh dalam duel mereka. Di tempat kedua ada Jepang, yang meraih medali perak, sementara Republik Ceko meraih perunggu.
Dalam disiplin floret, tim atlet Italia yang mendominasi dengan selisih yang besar, merebut medali emas, sedangkan medali perak jatuh ke tangan tim Jepang, dan perunggu jatuh ke tangan tim lokal Prancis.
Akhirnya, dalam duel tim sabel, Korea Selatan meraih medali emas Olimpiade dengan selisih tipis, sementara Hongaria harus puas dengan medali perak. Akhirnya, tim Prancis berada di tempat ketiga dengan medali perunggu.
Dengan demikian, Sanguk Oh dari Korea Selatan dan Lee Kiefer dari Amerika Serikat menjadi peraih medali terbanyak di cabang anggar Olimpiade Paris, dengan meraih dua medali emas. Mereka diikuti oleh atlet Jepang Koki Kano dan atlet Amerika Serikat Lauren Scruggs, yang keduanya memenangkan medali emas dan medali perak.
Artikel Tag: olimpiade
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/rekap-hasil-kompetisi-anggar-di-olimpiade-paris

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini