Oriol Cardona Coll dan Marianne Fatton Raih Emas Olimpiade Perdana Skimo

Oriol Cardona Coll (kanan) dan Marianne Fatton melakukan selebrasi setelah meraih emas kategori putra dan putri skimo di Olimpiade Musim Dingin 2026. (Foto: AP)
Cabang ski mountaineering, atau dikenal sebagai “skimo”, resmi mencatat sejarah pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.
Oriol Cardona Coll dari Spanyol dan Marianne Fatton asal Swiss merebut medali emas pertama dalam debut olahraga tersebut di ajang Olimpiade, Kamis (19/2), di Bormio, Italia.
Dalam nomor sprint putri, Fatton tampil impresif di tengah kondisi badai salju.
Ia mencatat waktu 2 menit 59,77 detik setelah melakukan transisi cepat dari tanjakan ke turunan, memastikan keunggulan 2,38 detik atas wakil Prancis Emily Harrop yang meraih perak.
Perunggu menjadi milik Ana Alonso Rodriguez dari Spanyol, yang tampil luar biasa meski masih dalam proses pemulihan cedera ligamen lutut akibat kecelakaan pada September lalu.
“Ini hari yang magis. Ini sejarah bagi olahraga kami dan bagi kami sebagai atlet,” ujar Fatton usai lomba.
Tak lama berselang, Cardona Coll memastikan emas sektor putra dengan catatan 2:34,03. Juara dunia bertahan itu menghadirkan emas Olimpiade Musim Dingin pertama bagi Spanyol sejak 1972.
Medali perak diraih atlet netral individu Nikita Filippov, sementara perunggu menjadi milik Thibault Anselmet dari Prancis.
“Saya bangga mewakili keluarga besar ski mountaineering untuk pertama kalinya di Olimpiade, dan juga Spanyol,” kata Cardona Coll.
Ia menyebut masuknya skimo ke Olimpiade sebagai momen yang sangat membahagiakan bagi komunitasnya.
Ski mountaineering resmi dimasukkan ke program Olimpiade pada 2021.
Akar sejarahnya dapat ditelusuri hingga nomor patroli militer pada Olimpiade Musim Dingin 1924.
Meski lama dianggap sebagai olahraga niche di kawasan Alpen, debut di panggung Olimpiade dinilai sebagai titik transformasi besar.
Format sprint mengharuskan atlet melewati lintasan tanjakan dan turunan dengan berbagai rintangan, termasuk pola zigzag dan tangga yang harus didaki dengan membawa ski di punggung sebelum kembali meluncur turun menuju garis finis.
Sistemnya menggunakan format gugur hingga menyisakan enam atlet di final.
Hari bersejarah ini juga menjadi momentum bagi Asia.
Atlet China, Buluer, finis di posisi kedelapan nomor putra, pencapaian terbaik atlet Asia dalam ajang Piala Dunia, Kejuaraan Dunia, maupun Olimpiade.
Rekan senegaranya, Cidanyuzhen yang berusia 19 tahun, mengakhiri debut Olimpiadenya di posisi ke-13.
Nomor terakhir skimo di Milan-Cortina 2026 adalah estafet campuran yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (22/2).
Artikel Tag: olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/oriol-cardona-coll-dan-marianne-fatton-raih-emas-olimpiade-perdana-skimo
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini