Menang Dramatis, AS Sukses Rebut Emas Hoki Es Putri Olimpiade Milan-Cortina

Para pemain hoki es putri AS melakukan swafoto sambil memamerkan medali emas mereka setelah upacara pengalungan medali. (Foto: AP)
Tim hoki es putri Amerika Serikat merebut medali emas ketiga dalam sejarah setelah menundukkan rival bebuyutan Kanada 2-1 melalui babak perpanjangan waktu pada final Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Kamis (19/2).
Kemenangan dramatis di Milano Santagiulia Ice Hockey Arena ditentukan oleh gol bek Megan Keller dalam format 3-on-3 overtime.
Keller melakukan solo run dari wilayah pertahanan sebelum melepaskan tembakan yang memastikan gelar bagi tim Negeri Paman Sam.
Keberhasilan itu tak lepas dari peran kapten sekaligus veteran tim, Hilary Knight.
Saat Amerika tertinggal hampir sepanjang pertandingan, Knight mencetak gol penyeimbang 1-1 dengan 2 menit 4 detik tersisa di periode ketiga.
Ia membelokkan tembakan jarak jauh rekannya saat kiper ditarik keluar, menghidupkan kembali peluang timnya.
“Saya mencintai tim ini. Sangat spesial bisa bermain di level ini,” ujar Knight, yang menutup karier Olimpiadenya dengan medali emas.
Atlet 36 tahun itu sebelumnya telah mengumumkan bahwa Milan-Cortina menjadi penampilan Olimpiade terakhirnya.
Kanada sempat unggul lebih dulu pada awal periode kedua melalui gol short-handed Kristin O’Neill yang memanfaatkan situasi power play Amerika.
Sepanjang turnamen, Amerika sebenarnya tampil dominan dengan hanya kebobolan satu gol sebelum partai final.
Kiper Amerika, Aerin Frankel, kembali menunjukkan performa solid dengan mencatatkan 30 penyelamatan penting.
Ia mengakhiri turnamen dengan persentase penyelamatan 0,980 dan menjadi penjaga gawang pertama dalam sejarah Olimpiade yang membukukan tiga shutout dalam satu edisi.
Rivalitas Amerika Serikat dan Kanada kembali menjadi pusat perhatian.
Sejak hoki es putri debut di Olimpiade pada Olimpiade Musim Dingin Nagano 1998, kedua negara selalu mendominasi, menyapu bersih seluruh medali emas dan perak.
Final di Milan menjadi pertemuan ketujuh mereka dalam delapan edisi, serta yang kelima secara beruntun sejak 2010.
Dengan kemenangan ini, Amerika menambah koleksi emas hoki es putri setelah sebelumnya menjadi juara pada 1998 dan 2018.
Kanada tetap menjadi negara tersukses dengan lima gelar Olimpiade.
Bagi Knight, laga final juga menjadi duel terakhirnya melawan kapten hoki es putri Kanada, Marie-Philip Poulin. Poulin, yang sebelumnya selalu mencetak gol di empat final Olimpiade, kali ini gagal menambah koleksi golnya.
Turnamen ini juga menegaskan kedalaman skuad Amerika. Sepuluh pemain mencatatkan sedikitnya lima poin sepanjang kompetisi, memperlihatkan keseimbangan antara pemain senior dan generasi baru.
Sebelumnya pada hari yang sama, Swiss meraih medali perunggu setelah mengalahkan Swedia 2-1 lewat overtime, mengulangi pencapaian mereka di Sochi 2014.
Kemenangan atas Kanada sekaligus mengukuhkan dominasi Amerika dalam turnamen yang mereka jalani hampir tanpa cela, sebelum akhirnya menutupnya dengan gol emas Keller di babak tambahan.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin, hoki es
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/menang-dramatis-as-sukses-rebut-emas-hoki-es-putri-olimpiade-milan-cortina
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini