Nosheen Aslam Jalani Debut Asian Games di Nagoya pada Usia 55 Tahun

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 24 Sep 2026, 19:50 WIB - 60 views
Nosheen Aslam (kedua dari kiri) dan rekan-rekannya berposedi sisi lapangan untuk berfoto usai perjuangan mereka berakhir di Asian Games Aichi-Nagoya. (Foto: Xinhua)

Nosheen Aslam (kedua dari kiri) dan rekan-rekannya berposedi sisi lapangan untuk berfoto usai perjuangan mereka berakhir di Asian Games Aichi-Nagoya. (Foto: Xinhua)

Ligaolahraga.com -

Di tengah arena tenis meja yang dipenuhi atlet muda, Nosheen Aslam tampak mencolok. Pada usia 55 tahun, ia menjadi pemain tertua dalam kompetisi beregu putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Namun, begitu menggenggam bet dan berdiri di depan meja, perbedaan usia seolah menghilang.

Nosheen Aslam membela Pakistan dalam dua pertandingan beregu pada hari pertama kompetisi putri, Minggu (20/9).

Ia tidak tampil dalam pertandingan terakhir fase grup sehari kemudian, tetapi kehadirannya di Nagoya sudah menjadi pencapaian tersendiri.

Asian Games menjadi pengalaman pertamanya tampil di ajang tersebut sekaligus perjalanan pertamanya ke luar negeri untuk mengikuti kompetisi internasional.

“Asian Games adalah impian saya. Ini ajang yang hebat dan sangat terorganisasi. Semua orang di sini sangat baik dan ini pengalaman yang luar biasa bagi saya. Saya menikmatinya,” kata Nosheen.

Pengalaman tersebut memang menjadi impian yang terwujud, tetapi ia mengakui sempat diliputi ketegangan. “Saya sangat gugup dan tidak tampil dengan baik,” ujarnya.

Hasil pertandingan tidak berpihak kepadanya. Namun, setelah pertandingan berakhir, Nosheen dan rekan-rekannya berkumpul di sisi lapangan untuk berfoto sambil tersenyum.

Momen itu terasa lebih bermakna daripada sekadar hasil pertandingan.

Nosheen Aslam berasal dari Lahore, ibu kota Provinsi Punjab sekaligus kota terbesar kedua di Pakistan. Ia baru mulai bermain tenis meja 12 tahun lalu, ketika sudah menjadi ibu dari tiga anak laki-laki.

“Saya menjadi lebih aktif dan bugar. Saya juga menikmati bermain tenis meja,” katanya.

Ketiga putranya bermain kriket. Sementara itu, banyak rekan latihan dan lawan Nosheen berusia hampir sama dengan anak-anaknya. Salah satu rekan setimnya di Nagoya, Aleena Khan, bahkan baru berusia 15 tahun.

Namun, Nosheen tidak melihat usia sebagai penghalang.

“Setiap kali bermain, saya merasa bahagia dan melupakan berbagai kekhawatiran dalam hidup. Usia hanyalah angka. Menurut saya, tenis meja adalah olahraga yang mengandalkan keterampilan. Jika kemampuanmu bagus, tidak ada hal lain yang penting,” tuturnya.

Menjadi ibu sekaligus pekerja membuat waktu latihan tidak mudah ditemukan. Nosheen harus membagi waktu antara keluarga, memasak, pekerjaan, dan tenis meja.

Ia kerap berlatih pada malam hari setelah menyelesaikan berbagai tanggung jawab sehari-hari.

Perjalanannya juga menggambarkan perkembangan tenis meja di Pakistan.

Lahore memiliki banyak klub dengan fasilitas yang baik, sementara anak laki-laki dan perempuan semakin aktif bermain. Nosheen bahkan membantu pemain muda mempelajari teknik dasar.

Program tenis meja di sekolah juga mulai berkembang. Program Sekolah Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) yang diuji coba pada akhir 2025 telah diperluas ke enam negara di empat benua.

Di Pakistan, program tersebut diterapkan di empat sekolah dan melibatkan 80 siswa.

Bagi Nosheen Aslam, semakin banyak pemain muda berarti persaingan yang semakin ketat.

Ia mempersiapkan diri selama dua hingga tiga bulan sebelum Asian Games dengan dukungan suami dan anak-anaknya.

Meski kalah, Nosheen belum berpikir untuk pensiun. Target berikutnya adalah South Asian Games yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan pada April tahun depan.

“Saya rasa kondisi fisik saya masih bagus. Mungkin saya bisa bermain dua atau tiga tahun lagi,” katanya.

Ia kemudian tersenyum dan menambahkan, “Mungkin lain kali penampilan saya akan lebih baik.”

Artikel Tag: ittf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/nosheen-aslam-jalani-debut-asian-games-di-nagoya-pada-usia-55-tahun
60
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini