Meski PON XX Papua Ditunda, Pembangunan Venue Diharap Jalan Terus

Penulis: Dayat Huri
Jumat 01 Mei 2020, 16:00 WIB
Meski PON XX Papua Ditunda, Pembangunan Venue Diharap Jalan Terus

Maskot PON XX 2020 Papua

Berita Olahraga: Meski pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dipastikan ditunda pada 2021, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berharap proses pembangunan venue dan persiapan akomodasi bisa tetap berjalan.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno mengakui, pandemi virus Corona atau Covid-19 yang kini tengah mewabah di tanah air akan menyulitkan pihak pelaksana dalam menuntaskan pekerjaannya sesuai jadwal awal.

"Meski ada Covid-19 progresnya mungkin tidak sesuai jadwa, tapi menimal tetap harus ada pergerakan," kata Suwarno seperti dilansir laman Antara.

Dikatakannya, sampai sejauh ini masih terdapat beberapa venue yang bahkan belum mulai dibangun, seperti lapangan panahan dan dayung yang baru ada tribun penonton saja. Kemudian, dukungan rumah susun di Marauke dan Jayapura juga masih dalam proses lelang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Berdasarkan jadwal awal yang telah disusun, pembangunan venue dan fasilitas pendukung lainnya sudah harus selesai Juli. Namun pandemi Covid-19 yang mewabah di tanah air semenjak awal Maret lalu membuat sejumlah pekerjaan harus terganggu.

Di Papua sendri, pembatasan dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Alhasil, distribusi bahan baku dan peralatan yang diimport dari luar negeri terhambat. Kondisi serupa yang juga tengah dihadapi negara produsen ang diharapkan sebagai penyuplai peralahan olahraga juga semakin memperlambat proses.

"Dengan kondisi seperti itu, sudah pasti kekuatan akan berkurang jadi 50 persen. Target selesai pun akan disesuaikan dengan perkembangan situasi. Di Timika baru lelang untuk pembangunan panjat tebing, dan GOR biliar masih menunggu anggaran tahap berikutnya. Tapi progres harus jalan terus meski tidak signifikan," tutupnya.

Artikel Tag: pon 2020, KONI, Virus Corona

289  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini