Martin Fourcade dan Timnya Terima Medali Emas Realokasi di Milan-Cortina

Martin Fourcade (tengah) yang mewakili tim Jerman, diapit perwakilan Austria dan Norwegia, menerima medali mereka dari Olimpiade Vancouver 2010. (Foto: AP)
Martin Fourcade akhirnya menerima medali emas yang seharusnya diraihnya 16 tahun lalu di nomor mass start 15 km pada Vancouver 2010, setelah hasil kompetitif Rusia, Evgeny Ustyugov, didiskualifikasi karena pelanggaran anti-doping.
Upacara penyerahan medali dilakukan Minggu (15/2) di Antholz-Anterselva Biathlon Arena, sela-sela perlombaan pursuit di Milan-Cortina 2026, disaksikan sekitar 20.000 penonton.
Martin Fourcade, yang kini berusia 37 tahun, awalnya finis kedua di Vancouver setelah dikalahkan Ustyugov.
Dengan keputusan pengadilan Swiss menolak banding terakhir Ustyugov pada 2025, medali Fourcade naik dari perak menjadi emas.
“Enam belas tahun, perjalanan yang panjang — saya tidak pernah menyangka sebuah lomba biathlon bisa bertahan begitu lama,” ujarnya sambil tersenyum.
Ia menekankan bahwa medali ini bukan hanya soal emosi, tetapi juga tentang pesan olahraga bersih dan pentingnya menghormati aturan.
Selain Fourcade, tim reli Jerman dari Sochi 2014 yang terdiri dari Erik Lesser, Daniel Boehm, Arnd Peiffer, dan Simon Schempp, juga menerima medali emas akibat diskualifikasi Rusia.
Tim Austria meraih perak, sedangkan tim Norwegia menempati perunggu.
Peiffer menyatakan kebanggaannya: “Rasanya luar biasa kembali di podium bersama tim. Kami sangat bersyukur akhirnya mendapat medali emas, kami pantas mendapatkannya karena kami tim yang bersih pada hari itu.”
Realokasi medali ini merupakan dampak dari diskualifikasi seluruh hasil kompetitif Ustyugov dari 2010 hingga 2014, berdasarkan anomali di Athlete Biological Passport dan bukti dari Moscow Laboratory Information Management System, menurut International Biathlon Union (IBU).
Dengan medali emas ini, total medali emas Martin Fourcade kini mencapai enam, setelah ia sebelumnya memenangkan dua emas di Sochi 2014 dan tiga emas di PyeongChang 2018.
Bagi Fourcade, momen ini juga menjadi pelajaran penting bagi generasi muda dan penonton tentang keadilan olahraga: meski kadang tertunda, kejujuran dan aturan tetap harus dihormati.
Momen realokasi ini kembali menegaskan bahwa olahraga profesional menuntut integritas tinggi, dan prestasi yang diraih dengan cara jujur akan selalu diakui, meskipun memerlukan waktu bertahun-tahun.
Bagi Fourcade dan tim Jerman, upacara di Milan-Cortina 2026 menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya soal kecepatan dan teknik, tetapi juga komitmen terhadap fair play.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/martin-fourcade-dan-timnya-terima-medali-emas-realokasi-di-milan-cortina
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini