Marco Odermatt Dekati Gelar Juara Downhill di FIS Alpine Ski World Cup

Dalam lomba pertama putra sejak Olimpiade Milan-Cortina, Marco Odermatt mencatat waktu tercepat di lintasan Kandahar. (Foto: AP)
Marco Odermatt semakin dekat mempertahankan gelar juara umum nomor downhill musim ini setelah memimpin sapu bersih podium untuk negaranya pada balapan di Garmisch-Partenkirchen, Jerman, Sabtu (28/2) waktu setempat.
Dalam lomba pertama putra sejak Olimpiade Milan-Cortina, atlet ski alpen Swiss itu mencatat waktu tercepat di lintasan Kandahar.
Ia unggul tipis 0,04 detik atas kompatriotnya, Alexis Monney, sementara Stefan Rogentin melengkapi dominasi Swiss dengan finis ketiga terpaut 0,98 detik.
Hasil tersebut juga menjadi kabar baik tambahan bagi Odermatt karena pesaing terdekatnya di klasemen musim ini, Franjo von Allmen, gagal naik podium.
Juara Olimpiade itu melakukan kesalahan di pertengahan lintasan dan harus puas finis keenam dengan selisih 1,47 detik dari pemenang.
Dengan kemenangan ini, Marco Odermatt memperlebar jarak menjadi 175 poin atas von Allmen di klasemen downhill FIS Alpine Ski World Cup, dengan dua balapan tersisa.
Setiap kemenangan balapan bernilai 100 poin, membuat peluang Odermatt mempertahankan gelar semakin terbuka lebar.
Kemenangan di Jerman terasa sebagai penebusan bagi Odermatt.
Pada Olimpiade sebelumnya, ia datang sebagai favorit emas di nomor downhill namun hanya finis keempat.
“Hari ini juga sedikit seperti balas dendam,” ujar Marco Odermatt seusai lomba.
Pembalap berusia 28 tahun itu telah memenangi gelar downhill dua musim terakhir dan juga difavoritkan meraih Crystal Globe keseluruhan untuk kelima kalinya secara beruntun tahun ini.
Persaingan antara Odermatt dan von Allmen memang menjadi sorotan sepanjang musim.
Marco Odermatt membuka kampanye dengan dua kemenangan beruntun dan menambah satu lagi di Wengen.
Namun von Allmen membalas dengan dua kemenangan, termasuk di Crans-Montana sebelum Olimpiade, saat Odermatt gagal naik podium.
Di Garmisch, von Allmen mengakui tidak tampil optimal. Ia menyebut terlalu agresif di beberapa bagian lintasan dan kehilangan keseimbangan, sehingga tidak mampu menandingi kecepatan rivalnya.
Kemenangan ini menjadi yang ke-54 sepanjang karier Odermatt di Piala Dunia, menyamai torehan legenda Austria, Hermann Maier, di posisi ketiga daftar pemenang terbanyak putra.
Di atas mereka hanya ada Ingemar Stenmark (86 kemenangan) dan Marcel Hirscher (67). Rekor keseluruhan Piala Dunia masih dipegang Mikaela Shiffrin dengan 108 kemenangan.
Di luar persaingan gelar, beberapa pembalap absen setelah mengalami kecelakaan pada sesi latihan resmi sehari sebelumnya.
Federasi ski Prancis menyebut Nils Alphand mengalami cedera bahu kanan dan tulang rusuk dan diperkirakan absen setidaknya tiga pekan.
Sementara Elian Lehto dari Finlandia mengalami cedera pada area dada dan tungkai bawah dan masih dalam pemantauan medis.
Rangkaian balapan di Garmisch-Partenkirchen akan berlanjut dengan nomor super-G di lintasan yang sama pada Minggu (1/3).
Artikel Tag: olimpiade
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/marco-odermatt-dekati-gelar-juara-downhill-di-fis-alpine-ski-world-cup
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini