Liu Zixu Ukir Sejarah Medali Emas Beruntun di Paralimpiade Musim Dingin

Liu Zixu menjadi atlet biathlon China pertama yang mampu meraih medali emas pada dua edisi Paralimpiade Musim Dingin secara beruntun. (Foto: AP)
Atlet China Liu Zixu tampil gemilang pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 dengan meraih dua medali emas dan menambah koleksi gelar Paralimpiadenya menjadi tiga sepanjang karier.
Liu merebut emas pada nomor biathlon 12,5 km kategori duduk dengan catatan waktu 34 menit 38,1 detik.
Kemenangan tersebut membuatnya menjadi atlet biathlon China pertama yang mampu meraih medali emas pada dua edisi Paralimpiade Musim Dingin secara beruntun.
Beberapa hari kemudian, atlet berusia 28 tahun itu kembali naik podium tertinggi setelah menjuarai nomor sprint duduk ski lintas alam.
Pada final yang berlangsung di lintasan Paralimpiade, Liu Zixu mencatat waktu 2 menit 28,9 detik dan unggul 0,7 detik atas atlet Brasil Cristian Westemaier Ribera yang meraih medali perak.
Raihan tersebut menjadikan Liu sebagai atlet China pertama pada Paralimpiade Milano Cortina 2026 yang mampu meraih dua medali emas dari dua cabang olahraga berbeda.
Meski tampil dominan, perjalanan Liu menuju prestasi tersebut tidaklah mudah.
Ia sempat mengalami kecelakaan mobil saat masih kecil yang membuat kedua kakinya tidak dapat digunakan. Sejak saat itu, Liu sempat merasa tidak percaya diri dan menghindari sorotan kamera.
Perubahan besar terjadi pada 2013 ketika Liu Zixu bergabung dengan tim para panahan di Provinsi Shaanxi, China barat laut.
Latihan selama beberapa tahun tidak hanya meningkatkan kemampuan menembaknya, tetapi juga membantu membangun mental kompetitif yang kuat.
Liu kemudian mengambil keputusan besar dengan beralih ke olahraga musim dingin dan menjadi atlet lintas cabang.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil pada Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022 ketika ia mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama China pada cabang olahraga salju sekaligus emas individu pertama negara itu di Paralimpiade Musim Dingin.
Menjelang Paralimpiade Milano Cortina 2026, Liu Zixu harus menghadapi tantangan tambahan karena cedera bahu lama kembali kambuh serta mengalami gejala flu.
Pada nomor biathlon 7,5 km duduk yang digelar lebih awal, Liu hanya meraih medali perunggu setelah merasa kelelahan sejak putaran kedua lomba.
Namun ia mampu bangkit pada lomba berikutnya dengan tampil lebih konsisten di lintasan dan akurat saat menembak.
Persiapan tim yang meliputi latihan di dataran tinggi di Mongolia Dalam serta dukungan teknisi ski internasional juga membantu performanya.
Meski telah mengoleksi tiga medali emas Paralimpiade Musim Dingin, Liu menegaskan bahwa setiap lomba tetap menjadi kesempatan untuk belajar dan meningkatkan performa.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/liu-zixu-ukir-sejarah-medali-emas-beruntun-di-paralimpiade-musim-dingin


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini