Kembalinya Bendera Rusia Picu Boikot di Pembukaan Paralimpiade Musim Dingin

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 07 Mar 2026, 19:31 WIB - 119 views
Empat atlet Rusia tampil dalam parade pembukaan Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 mengenakan seragam merah terang. (Foto: AP)

Empat atlet Rusia tampil dalam parade pembukaan Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 mengenakan seragam merah terang. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Paralimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 resmi dibuka pada Jumat (6/3) di Arena di Verona, Italia, di tengah situasi geopolitik yang memanas serta kontroversi atas kembalinya bendera Rusia dalam ajang olahraga global tersebut.

Bendera Rusia kembali dikibarkan dalam parade negara peserta untuk pertama kalinya sejak Paralimpiade Musim Dingin Sochi 2014.

Momen tersebut menandai potensi kembalinya Rusia secara penuh ke panggung Olimpiade dan Paralimpiade menjelang Olimpiade Musim Panas Los Angeles 2028.

Empat atlet Rusia tampil dalam parade mengenakan seragam merah terang dan melambaikan tangan kepada penonton.

Namun kehadiran mereka juga memicu reaksi beragam dari penonton, termasuk terdengarnya beberapa cemoohan saat kontingen Rusia memasuki arena.

Kontroversi muncul karena Rusia sebelumnya dilarang berpartisipasi akibat program doping yang disponsori negara serta sanksi yang diperpanjang setelah invasi ke Ukraina pada 2022.

Dengan kembalinya Rusia ke ajang Paralimpiade, lagu kebangsaan negara tersebut juga berpotensi kembali diputar jika atlet Rusia meraih medali emas.

Situasi tersebut mendorong sejumlah negara melakukan aksi boikot terhadap upacara pembukaan.

Ukraina tidak mengirimkan atletnya ke seremoni tersebut meskipun kontingen negara itu tetap terdaftar sebagai peserta turnamen.

Selain Ukraina, enam negara lain juga memilih tidak menghadiri upacara pembukaan karena alasan politik. Negara-negara tersebut adalah Republik Ceko, Estonia, Finlandia, Latvia, Polandia, dan Lithuania.

Sementara itu, bendera Belarus juga kembali muncul dalam parade dengan dua atlet mewakili negara tersebut. Belarus dikenal sebagai sekutu dekat Rusia dalam berbagai isu politik internasional.

Di sisi lain, bendera Iran tidak terlihat dalam parade Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina karena satu-satunya atlet negara itu, yakni atlet para cross-country skiing Aboulfazl Khatibi, terpaksa mundur beberapa jam sebelum upacara pembukaan.

Ia dilaporkan tidak dapat melakukan perjalanan dengan aman ke Italia di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Presiden International Paralympic Committee (IPC) Andrew Parsons menyinggung situasi global yang penuh ketegangan dalam pidatonya pada upacara pembukaan.

“Empat tahun lalu saya mengatakan bahwa saya merasa ngeri melihat apa yang terjadi di dunia. Sayangnya, situasinya belum membaik,” kata Parsons.

Ia menambahkan bahwa olahraga dapat memberikan perspektif berbeda dan menjadi sarana untuk mempertemukan negara-negara melalui para atlet.

Upacara pembukaan di Verona Arena juga diwarnai dengan pertunjukan seni dan musik.

Atlet anggar Paralimpiade Italia peraih enam medali Bebe Vio membawa obor Paralimpiade ke dalam arena, sementara atlet kursi roda Italia Francesca Porcellato menyalakan kaldron di Cortina d’Ampezzo.

Di Milan, api Paralimpiade juga dinyalakan oleh atlet ski alpine tunanetra Gianmaria Dal Maistro.

Sebagian besar atlet tidak hadir langsung dalam upacara pembukaan karena penyelenggaraan Paralimpiade tahun ini tersebar di beberapa lokasi kompetisi di Italia.

Dari lebih dari 600 atlet peserta, hanya sekitar 45 atlet yang mewakili negara masing-masing dalam parade pembukaan.

Paralimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan rekor jumlah atlet perempuan yang berpartisipasi.

Ajang ini mempertandingkan 79 nomor medali dari enam cabang olahraga dan akan berlangsung hingga 15 Maret.

Artikel Tag: paralimpiade

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/kembalinya-bendera-rusia-picu-boikot-di-pembukaan-paralimpiade-musim-dingin
119
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini