Kathrin Marchand Ukir Perjalanan Unik Menuju Tiga Format Olimpiade

Kathrin Marchand beraksi di cabang dayung (kanan) dan di cabang ski lintas alam. (Foto: AP)
Atlet Jerman Kathrin Marchand menapaki perjalanan unik dalam karier olahraganya.
Pada Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, ia akan mencatat sejarah sebagai atlet perempuan pertama yang tampil di tiga format Olimpiade berbeda.
Kathrin Marchand sebelumnya berkompetisi di Olimpiade Musim Panas 2012 di London dan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro sebagai atlet dayung.
Setelah itu, ia tampil di Paralimpiade Musim Panas 2024 di Paris sebelum kini bersiap berlaga di Paralimpiade Musim Dingin 2026 sebagai atlet ski lintas alam.
Bagi Marchand, perjalanan menuju panggung tersebut tidaklah mudah. Kariernya sempat mengalami perubahan besar setelah ia mengalami stroke pada 1 September 2021.
Saat itu, perempuan berusia 35 tahun tersebut sedang menjalani latihan bersepeda statis di rumah ketika tiba-tiba merasakan mati rasa di sisi kiri tubuhnya.
Sebagai seorang dokter, Kathrin Marchand segera menyadari bahwa dirinya sedang mengalami stroke.
Peristiwa tersebut mengubah kehidupannya secara drastis. Ia harus menjalani rehabilitasi dan kini hidup dengan gangguan penglihatan serta masalah koordinasi tubuh.
Marchand mengingat masa pemulihan itu sebagai pengalaman yang mengejutkan. Selama menjalani rehabilitasi, ia sering berada di antara pasien yang jauh lebih tua darinya.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Marchand tidak menyerah pada olahraga. Ia kembali ke cabang dayung dan berhasil tampil di Paralimpiade Paris 2024.
Namun setelah finis di posisi keempat, ia sempat berpikir bahwa karier olahraganya telah berakhir.
Tak lama setelah itu, seorang anggota staf pelatih Jerman menyarankan agar ia mencoba cabang ski lintas alam.
Awal latihan Kathrin Marchand bahkan dilakukan di tempat yang tidak biasa, yakni di area parkir di luar stadion sepak bola di Cologne.
Proses adaptasi dengan olahraga baru tersebut tidak berlangsung mudah. Namun sekitar 14 bulan setelah mencoba ski untuk pertama kalinya, Marchand sudah mampu bersaing di level elite.
Ia menyebut pengalaman selamat dari stroke sebagai kesempatan kedua dalam hidup. Menurutnya, latar belakang sebagai dokter serta dukungan keluarga sangat membantu dalam proses pemulihan dan kebangkitannya.
Semangat untuk mencoba hal baru juga membuatnya kembali ke cabang dayung. Pada Kejuaraan Eropa dan Kejuaraan Dunia 2025, ia bahkan meraih medali emas di nomor double sculls.
Menjelang Paralimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Marchand mengaku masih menyimpan impian besar untuk meraih medali Olimpiade yang selama ini belum berhasil ia dapatkan.
Selain itu, ia juga sudah menatap target jangka panjang dengan harapan bisa kembali tampil pada Paralimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/kathrin-marchand-ukir-perjalanan-unik-menuju-tiga-format-olimpiade


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini