Organisasi PFL Resmi Lepas Francis Ngannou, Kini Berstatus Agen Bebas

Selama berada di PFL, Francis Ngannou hanya menjalani satu pertarungan MMA, yakni saat menang TKO atas Renan Ferreira pada Oktober 2024. (Foto: Fight TV)
Organisasi seni bela diri campuran Professional Fighters League (PFL) resmi mengakhiri kerja sama dengan petarung kelas berat Francis Ngannou.
Keputusan tersebut diumumkan PFL melalui media sosial pada Jumat (6/3), yang sekaligus membuat Ngannou kini berstatus agen bebas.
Dalam pernyataannya, PFL menyampaikan penghargaan terhadap Ngannou sebagai atlet sekaligus pribadi, seraya mendoakan kesuksesan bagi langkah kariernya selanjutnya di dunia olahraga tarung.
Kerja sama antara PFL dan Francis Ngannou dimulai pada 2023 setelah mantan juara kelas berat UFC itu menandatangani kontrak yang cukup unik.
Kesepakatan tersebut tidak hanya memberi kesempatan kepada Ngannou untuk bertarung di MMA, tetapi juga membuka peluang baginya untuk tampil di pertandingan tinju profesional.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai ketua divisi PFL Africa.
Penandatanganan kontrak Ngannou saat itu dianggap sebagai langkah besar bagi PFL, terutama setelah negosiasi panjangnya dengan UFC berakhir tanpa kesepakatan.
Pada masa tersebut, CEO UFC Dana White bahkan sempat menyatakan bahwa Ngannou menolak tawaran kontrak yang akan menjadikannya petarung kelas berat dengan bayaran tertinggi dalam sejarah UFC.
Selama berada di PFL, Francis Ngannou hanya menjalani satu pertarungan MMA. Ia tampil pada Oktober 2024 dalam ajang yang digelar di Arab Saudi dan menghadapi Renan Ferreira.
Dalam pertandingan tersebut, Ngannou meraih kemenangan melalui technical knockout (TKO) pada ronde pertama.
Pertarungan itu menjadi momen emosional bagi petarung asal Kamerun tersebut. Ia mendedikasikan kemenangan tersebut untuk putranya, Kobe, yang meninggal dunia secara mendadak beberapa bulan sebelumnya.
Di luar MMA, Ngannou justru mendapat sorotan besar melalui karier tinjunya.
Ia menjalani dua pertandingan profil tinggi melawan juara dunia kelas berat, yakni Tyson Fury pada 2023 dan Anthony Joshua pada 2024.
Kesepakatan kontraknya dengan PFL memang memberi kebebasan bagi Ngannou untuk menjajaki peluang di cabang olahraga tarung lain, termasuk tinju profesional yang menghasilkan pertarungan bernilai besar secara komersial.
Sejak kemenangan atas Ferreira pada Oktober 2024, Francis Ngannou belum kembali bertanding.
Dalam beberapa bulan terakhir, PFL juga mengalami perubahan besar dalam struktur manajemen, termasuk berpisah dengan chairman Donn Davis dan CEO Peter Murray yang sebelumnya berperan penting dalam merekrut Ngannou.
Dengan statusnya sebagai agen bebas, petarung berusia 39 tahun itu kini memiliki kebebasan untuk menentukan langkah berikutnya dalam kariernya, baik kembali ke MMA maupun melanjutkan perjalanan di dunia tinju profesional.
Artikel Tag: ufc, francis ngannou
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/organisasi-pfl-resmi-lepas-francis-ngannou-kini-berstatus-agen-bebas




















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini