Ilia Malinin Ungkap Tekanan Olimpiade Usai Kegagalan di Nomor Perorangan

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 17 Feb 2026, 20:27 WIB - 97 views
Ilia Malinin mengatakan tidak sepenuhnya siap menghadapi beban mental yang muncul saat tampil di panggung sebesar Olimpiade. (Foto: AP)

Ilia Malinin mengatakan tidak sepenuhnya siap menghadapi beban mental yang muncul saat tampil di panggung sebesar Olimpiade. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Atlet seluncur indah Amerika Serikat, Ilia Malinin, mengisyaratkan dampak besar tekanan Olimpiade setelah penampilannya di nomor perorangan tidak berjalan sesuai harapan pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.

Melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada Senin (16/2), Malinin memperlihatkan rangkaian momen keberhasilan dalam kariernya yang disandingkan dengan foto hitam-putih dirinya menunduk dengan kepala tertunduk di tangan.

Dalam keterangan unggahan tersebut, atlet berusia 21 tahun itu menyinggung “kejatuhan yang tak terhindarkan” akibat tekanan kompetisi terbesar dalam dunia olahraga musim dingin tersebut.

Ia juga memberi isyarat akan membagikan “versi ceritanya” pada Sabtu mendatang, bertepatan dengan gala ekshibisi yang menutup rangkaian cabang seluncur indah Olimpiade.

Malinin sebelumnya membantu tim Amerika Serikat meraih medali emas pada nomor beregu di awal Olimpiade.

Ia kemudian difavoritkan untuk kembali meraih emas pada nomor individu setelah tampil dominan dalam dua tahun terakhir.

Namun, harapan itu pupus ketika ia dua kali terjatuh dalam program bebas dan akhirnya hanya menempati posisi kedelapan.

Seusai lomba, Ilia Malinin mengakui bahwa tekanan Olimpiade memengaruhi penampilannya.

Ia mengatakan tidak sepenuhnya siap menghadapi beban mental yang muncul saat tampil di panggung sebesar Olimpiade.

Dalam unggahan media sosialnya, Malinin menulis bahwa atlet yang terlihat kuat di luar tetap dapat menghadapi pergulatan batin yang tidak terlihat.

Ia juga menyinggung dampak komentar negatif di internet dan tekanan mental yang terus menumpuk selama kompetisi berlangsung.

Sebelum kegagalan di program bebas, Malinin sebenarnya tampil cukup meyakinkan dengan memenangi program pendek individu.

Ia bahkan sempat bercanda dengan berpura-pura akan melakukan backflip saat memasuki arena sebelum program bebas dimulai.

Program bebasnya diawali dengan baik melalui lompatan quadruple lutz.

Namun, kesalahan mulai terjadi ketika ia membatalkan percobaan quadruple axel, diikuti dua kali terjatuh pada bagian akhir program.

Nilai yang diperolehnya menjadi yang terendah sejak kompetisi internasional pada 2022.

Meski kecewa, Ilia Malinin tetap menunjukkan sportivitas dengan memeluk dan memberi selamat kepada peraih medali emas kejutan, Mikhail Shaidorov.

Ia juga menjawab pertanyaan media dengan tenang dan dewasa.

Sebelumnya, tekanan sudah terlihat sejak program pendek nomor beregu ketika ia finis di belakang atlet Jepang, Yuma Kagiyama.

Malinin mengaku gugup dan mengatakan berbagai pikiran negatif muncul menjelang program bebas dimulai.

Atlet yang lahir dari keluarga seluncur indah — putra mantan atlet Olimpiade Tatiana Malinina dan Roman Skorniakov — itu kini berusaha bangkit.

Ia dijadwalkan tampil pada Kejuaraan Dunia bulan depan di Praha untuk memburu gelar juara dunia ketiga berturut-turut.

Ilia Malinin menegaskan bahwa kegagalan di Olimpiade tidak dapat diubah, tetapi bisa menjadi pelajaran penting dalam perjalanan kariernya.

Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai tantangan mental terbesar yang pernah dihadapinya sebagai atlet elite.

Artikel Tag: olimpiade musim dingin

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/ilia-malinin-ungkap-tekanan-olimpiade-usai-kegagalan-di-nomor-perorangan
97
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini