Gelaran Real American Freestyle di Moskow Kemungkinan Langgar Sanksi AS

Laga utama Real American Freestyle di Moskow akan mempertemukan mantan juara kelas menengah UFC Khamzat Chimaev dengan mantan juara kelas welter UFC Tyron Woodley. (Foto: AP)
Rencana Real American Freestyle (RAF) menggelar pertandingan gulat di Moskow, Rusia, pada 5 September mendatang mendapat sorotan.
Pasalnya, arena yang digunakan dimiliki entitas yang berada di bawah sanksi Amerika Serikat.
Real American Freestyle dijadwalkan menggelar salah satu event internasional pertamanya di VTB Arena, stadion multifungsi yang dimiliki dan menggunakan nama VTB Bank.
Bank tersebut mayoritas dimiliki pemerintah Rusia dan telah menjadi target sanksi AS terkait invasi Rusia ke Ukraina.
Dua pakar kebijakan sanksi yang diwawancarai ESPN, Richard Nephew dari Columbia University dan Peter Harrell, mantan pejabat senior Gedung Putih, menilai penyelenggaraan event tersebut kemungkinan bertentangan dengan aturan sanksi AS.
VTB Arena tercatat dimiliki VTB Arena LLC, anak perusahaan BM-Bank. Berdasarkan laporan keuangan bank, BM-Bank sendiri merupakan bagian dari VTB Bank.
Kedua entitas tersebut masuk dalam daftar sanksi AS yang pada dasarnya melarang warga negara maupun perusahaan Amerika melakukan transaksi dengan mereka, kecuali memperoleh izin khusus dari Departemen Keuangan AS.
Real American Freestyle menolak menjawab secara langsung apakah event di Moskow tersebut diperbolehkan berdasarkan aturan sanksi.
CEO RAF Chad Bronstein hanya mengatakan organisasinya berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan sesuai hukum dan telah menggunakan penasihat hukum independen yang mengkhususkan diri pada sanksi AS.
“Kami berkomitmen untuk beroperasi sepenuhnya sesuai dengan semua hukum, aturan, dan regulasi yang berlaku,” kata Bronstein.
RAF sebelumnya memiliki kesepakatan dengan Fox Nation untuk menyiarkan seluruh event mereka, termasuk pertandingan di Moskow.
Namun, setelah ESPN menanyakan potensi pelanggaran sanksi, juru bicara Fox News mengatakan Fox Nation memutuskan tidak akan menyiarkan event tersebut.
Pertandingan utama RAF di Moskow akan mempertemukan mantan juara kelas menengah UFCKhamzat Chimaev dengan mantan juara kelas welter UFC Tyron Woodley.
Sejumlah juara gulat Olimpiade seperti Jordan Burroughs dan Kyle Snyder serta juara NCAA tiga kali Bo Nickal juga dijadwalkan tampil.
Dari sisi aturan, Nephew dan Harrell mengatakan pengecualian umum yang diberikan pemerintah AS, misalnya untuk kegiatan kemanusiaan dan jurnalistik, kemungkinan tidak berlaku terhadap event olahraga RAF.
Namun, perusahaan Amerika tetap dapat mengajukan izin khusus secara individual kepada Departemen Keuangan.
RAF tidak mengungkapkan apakah telah mengajukan atau menerima izin tersebut. Departemen Keuangan AS juga menyatakan tidak membagikan informasi mengenai izin khusus kepada pihak tertentu.
Pelanggaran sanksi AS dapat berujung pada berbagai hukuman, mulai dari denda perdata hingga hukuman penjara.
Namun, menurut para pakar, tuntutan pidana umumnya ditujukan kepada pihak yang secara sadar dan diam-diam melakukan transaksi dengan entitas yang terkena sanksi.
Rencana RAF tersebut juga menuai kritik dari sejumlah anggota Kongres AS.
Mereka menilai penyelenggaraan pertandingan olahraga di Rusia berpotensi memberikan legitimasi kepada pemerintahan Vladimir Putin di tengah perang Rusia-Ukraina.
RAF didirikan pada 2025 oleh Bronstein, mendiang Hulk Hogan, eksekutif gulat Eric Bischoff, dan pelatih gulat Izzy Martinez. Organisasi tersebut mendapat dukungan investor, termasuk General Atlantic dan Left Lane Capital.
Artikel Tag: ufc, khamzat chimaev
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/gelaran-real-american-freestyle-di-moskow-kemungkinan-langgar-sanksi-as

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini