Duet Prancis Pimpin Ice Dance Olimpiade 2026, Chock/Bates Tempel Ketat

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 10 Feb 2026, 20:22 WIB - 85 views
Penampilan memukau Beaudry dan Guillaume Cizeron dengan iringan lagu Vogue milik Madonna menghasilkan 90,18 poin, skor tertinggi dalam kompetisi ice dance sejauh ini. (Foto: AP)

Penampilan memukau Beaudry dan Guillaume Cizeron dengan iringan lagu Vogue milik Madonna menghasilkan 90,18 poin, skor tertinggi dalam kompetisi ice dance sejauh ini. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Pasangan Prancis Laurence Fournier Beaudry dan Guillaume Cizeron memimpin klasemen sementara nomor ice dance setelah segmen rhythm dance pada Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026, Senin (9/2).

Penampilan memukau mereka dengan iringan lagu Vogue milik Madonna menghasilkan 90,18 poin, skor tertinggi dalam kompetisi sejauh ini.

Cizeron, juara Olimpiade yang sebelumnya pensiun pada akhir 2024 setelah sukses bersama Gabriella Papadakis, kembali ke arena pada 2025 dengan pasangan baru.

Ia mengatakan pasangan tersebut berusaha menampilkan performa terbaik tanpa menyisakan keraguan menjelang free dance yang akan digelar Rabu mendatang.

Di posisi kedua, pasangan Amerika Serikat Madison Chock dan Evan Bates membuntuti sangat tipis dengan 89,72 poin.

Tiga kali juara dunia itu melakukan kesalahan kecil pada bagian pattern step, sehingga gagal melampaui skor pasangan Prancis.

Padahal, sehari sebelumnya mereka membantu tim Amerika Serikat mempertahankan medali emas beregu.

“Kami masih dalam permainan. Kami tidak akan mengubah apa pun,” kata Chock dengan percaya diri setelah penampilan mereka.

Pasangan Kanada Piper Gilles dan Paul Poirier berada di posisi ketiga dengan 86,18 poin, membuat persaingan menuju podium nomor ice dance tetap terbuka menjelang segmen penentuan.

Sementara pasangan Inggris Lilah Fear dan Lewis Gibson menempati posisi keempat, berupaya menghadirkan medali seluncur indah pertama bagi Britania Raya sejak 1994.

Harapan masa depan Amerika Serikat di nomor ini, Emilea Zingas dan Vadym Kolesnik, berada di posisi kelima dengan 83,53 poin.

Penampilan mereka terasa emosional, terutama bagi Kolesnik yang baru menjadi warga negara Amerika Serikat dan bertemu kembali dengan keluarganya dari Ukraina setelah empat tahun berpisah akibat perang.

Di sisi lain, pasangan China Wang Shiyue dan Liu Xinyu gagal melaju ke free dance setelah finis di posisi ke-21 dari 23 peserta.

Liu sempat mengalami serangan asma saat latihan beberapa jam sebelum tampil, namun keduanya tetap menyelesaikan program dengan iringan lagu Kanton era 1990-an.

Meski menghadapi berbagai tantangan dan kontroversi di luar arena, Fournier Beaudry dan Cizeron kini berada di posisi terdepan.

Nomor ice dance segmen free dance pada Rabu (11/2) akan menentukan apakah pasangan baru Prancis itu mampu mempertahankan keunggulan tipis mereka dan meraih emas Olimpiade.

Artikel Tag: olimpiade musim dingin, milano cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/duet-prancis-pimpin-ice-dance-olimpiade-2026-chockbates-tempel-ketat
85
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini