China Masih Dominan, Jepang Curi Perhatian pada Hari Kelima Asian Games

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 25 Sep 2026, 20:18 WIB - 71 views
Tim putra Jepang melakukan selebrasi setelah memenangi final tenis meja putra di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: AP)

Tim putra Jepang melakukan selebrasi setelah memenangi final tenis meja putra di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Jepang mencuri perhatian pada hari kelima Asian Games 2026 di Nagoya, Kamis (24/9), setelah menghentikan dominasi China di tenis meja putra.

Di sisi lain, China terus memperlebar koleksi medali emas melalui sejumlah cabang olahraga.

Jepang mengalahkan China 3-2 pada final beregu putra tenis meja untuk merebut emas pertama di nomor tersebut sejak 1966 sekaligus mengakhiri ambisi China meraih gelar kesembilan secara beruntun.

Penentuan berlangsung pada pertandingan kelima. Wen Ruibo yang berusia 19 tahun kalah 1-3 dari sesama remaja Jepang, Sora Matsushima.

Sebelumnya, Tomokazu Harimoto menjadi salah satu kunci kebangkitan Jepang setelah mengalahkan Wen 3-1 dan kemudian menang 3-0 atas Wang Chuqin untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

China membalas pada final beregu putri dengan menyapu Jepang 3-0. Sun Yingsha, Wang Manyu, dan Kuai Man masing-masing menyumbangkan kemenangan untuk memastikan emas bagi China.

Di kolam renang, Jepang juga mencatat sejarah melalui Shin Ohashi.

Perenang berusia 17 tahun itu memecahkan rekor dunia 200 meter gaya dada dengan waktu 2 menit 4,83 detik, memangkas 0,65 detik dari rekor Qin Haiyang.

Kotomi Kato juga menyumbangkan emas bagi Jepang pada nomor 200 meter gaya dada putri dengan 2:22,57.

China tetap mendominasi renang. Zhang Zhanshuo meraih emas keenamnya di Nagoya setelah menang pada 800 meter gaya bebas dengan rekor Asian Games 7:42,49.

Ia kemudian membantu China menjuarai estafet 4x100 meter gaya bebas putra dalam rekor Asia 3:10,60. China juga memenangi estafet 4x200 meter gaya bebas putri dengan 7:49,37, unggul 10,16 detik atas Jepang.

Wu Qingfeng memenangi 50 meter gaya bebas putri dengan rekor Asian Games 23,98 detik. Bahrain meraih emas pertamanya melalui Mikhail Arkhangelskiy pada 50 meter gaya kupu-kupu dengan rekor Asia 22,91 detik.

China juga merebut emas polo air putri dan kembali menjadi juara beregu putri bulu tangkis setelah menang 3-0 atas Jepang. Namun, China kalah 2-3 dari Indonesia pada final beregu putra.

Dari cabang lain, China menambah emas melalui kano sprint, dayung, sepeda gunung, menembak, senam, angkat besi, serta atletik.

Wu Zhifan dan Liang Zhenglan mencatat finis 1-2 pada cross-country sepeda gunung putri, memperpanjang dominasi China sejak nomor tersebut menjadi cabang resmi Asian Games pada 1998.

China juga mencatat finis 1-2 pada lempar cakram putra melalui Aduduaini Tuergong dengan 64,26 meter dan Wu Nanjun dengan 61,58 meter.

Uzbekistan meraih emas lompat jangkit putri lewat Sharifa Davronova, sedangkan Bahrain merebut gelar 10.000 meter putri melalui Winfred Yavi dengan waktu 32:39,18.

Artikel Tag: asian games

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/china-masih-dominan-jepang-curi-perhatian-pada-hari-kelima-asian-games
71
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini