BMW V12 LMR Art Car, Ketika Seni dan Pesan Sosial Melaju di Le Mans

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 20 Jan 2026, 13:20 WIB - 162 views
BMW V12 LMR

BMW V12 LMR

Ligaolahraga.com -

Berita Le Mans: Tahun 1999 menjadi tonggak penting dalam sejarah BMW Art Cars ketika pabrikan asal Jerman itu memasuki era prototipe di ajang 24 Hours of Le Mans. Pada momen tersebut, BMW menggandeng seniman konseptual asal Amerika Serikat, Jenny Holzer, untuk mengubah BMW V12 LMR menjadi karya seni yang sarat pesan dan refleksi sosial.

Berbeda dari Art Car sebelumnya yang menitikberatkan pada warna dan bentuk, Holzer menghadirkan pendekatan berbasis teks. Pada bodi BMW V12 LMR yang mampu melaju hingga sekitar 340 kilometer per jam, ia menuliskan kalimat ikonik dari seri Truisms dan Survival. Tulisan tersebut diaplikasikan menggunakan huruf krom reflektif serta lapisan fluoresen, menjadikan mobil balap itu sebagai karya seni tekstual yang provokatif.

Holzer dikenal luas melalui karyanya yang sering diproyeksikan pada bangunan kota dan monumen publik. Di Le Mans, pesan tersebut dipindahkan ke medium yang tidak lazim. Kalimat seperti “Protect me from what I want” dan “Lack of charisma can be fatal” menjadi ajakan berpikir di tengah atmosfer kompetisi balap paling bergengsi di dunia. Melalui pendekatan ini, kecepatan bukan sekadar tujuan, tetapi sarana untuk menyampaikan gagasan.

Sebagai perempuan yang berkarya di lingkungan yang didominasi pria, Holzer juga membawa pesan personal. Ia pernah menyampaikan bahwa kehadiran perempuan di dunia balap seharusnya tidak terbatas pada peran simbolik. Melalui BMW V12 LMR Art Car, pesan tersebut hadir secara tegas, menjadikan mobil ini tak hanya sebagai karya seni, tetapi juga pernyataan sosial dan simbol keberanian bersuara.

Dari sisi teknis, BMW V12 LMR merupakan puncak teknologi balap ketahanan akhir 1990-an. Prototipe ini dibekali mesin V12 hampir 6 liter dengan tenaga sekitar 580 daya kuda. Pada sesi pra kualifikasi Le Mans 1999, BMW menurunkan tiga unit V12 LMR. Mobil Art Car bernomor 16 yang dihias Holzer dipercayakan kepada Joachim Winkelhock dan Tom Kristensen, serta mencatat waktu kompetitif di posisi tujuh besar.

Meski akhirnya ditarik dari balapan utama demi strategi tim, V12 LMR Art Car karya Holzer tetap meninggalkan jejak penting. Mobil saudara BMW justru keluar sebagai pemenang Le Mans 1999, sementara Art Car ini dikenang sebagai salah satu karya paling konseptual dalam sejarah ajang tersebut.

Untuk merayakan 50 tahun BMW Art Cars, BMW V12 LMR karya Jenny Holzer dijadwalkan tampil dalam pameran khusus di Paris pada awal 2026. Karya ini kembali menegaskan bahwa seni, pesan, dan dunia balap dapat berpadu dalam satu medium yang melaju lebih dari 300 kilometer per jam.

Artikel Tag: Le Mans 24 Hours, BMW

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/bmw-v12-lmr-art-car-ketika-seni-dan-pesan-sosial-melaju-di-le-mans
162
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini