Toprak Razgatlioglu Bawa Gaya Balap Ala WSBK Saat Tunggani Motor MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 25 Feb 2026, 23:30 WIB - 170 views
Toprak Razgatlioglu

Gaya duduk Toprak Razgatlioglu disoroti terlalu menguras fisik

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 langsung menjadi perhatian. Bukan hanya soal performa, tetapi juga gaya duduk ekstremnya di atas motor Yamaha yang disebut memberi dampak besar secara teknis dan fisik.

Toprak Razgatlioglu akan menjalani debut resmi MotoGP pada seri pembuka musim 2026 di Thailand setelah sukses besar di ajang World Superbikes. Namun sebelum balapan dimulai, pembalap asal Turki itu sudah menjadi bahan pembicaraan di paddock karena gaya berkendaranya yang unik.

Posisi duduk Razgatlioglu dinilai sangat rendah di atas motor, bahkan membuat Yamaha harus melakukan sejumlah penyesuaian teknis selama tes pramusim. Regulasi MotoGP mengatur jarak tertentu antara jok dan perangkat aerodinamika di bagian kaki, sehingga gaya balap khasnya membuat ia tidak bisa memanfaatkan aero seat secara maksimal.

Mantan pembalap MotoGP sekaligus test rider BMW di World Superbikes, Sylvain Guintoli, memahami betul pendekatan tersebut. Ia pernah mencoba motor yang digunakan Razgatlioglu saat masih berada di BMW dan mengaku merasakan langsung tantangan fisiknya.

“Dia juga melakukan itu saat di BMW. Joknya sangat rendah. Ketika saya mencoba motornya sebagai test rider, itu terasa menyakitkan di lutut dan kaki,” ujar Guintoli dalam podcast Gas it Out.

Menurutnya, posisi tersebut membuat tubuh pembalap seperti terlipat dan terus menekan kaki sepanjang waktu. Kondisi itu membantu meningkatkan kontrol pengereman, tetapi membutuhkan fleksibilitas tubuh yang luar biasa.

“Kami semua mencoba fleksibel, tetapi ini seperti melakukan yoga level berikutnya agar bisa mengendalikan motor,” tambahnya.

Keunggulan dari posisi tersebut adalah stabilitas saat pengereman keras, salah satu kekuatan utama Razgatlioglu sejak di WSBK. Namun tim Pramac Yamaha kini meminta sang pembalap sedikit mengubah kebiasaan itu dengan mengerem lebih awal demi menyesuaikan karakter motor MotoGP.

Adaptasi Razgatlioglu juga semakin berat karena harus beralih dari ban Pirelli yang digunakan di World Superbikes ke Michelin yang menjadi standar MotoGP. Perubahan karakter ban ini membutuhkan gaya menikung berbeda, terutama dalam hal kepercayaan pada ban depan.

Hasil tes Buriram menunjukkan tantangan tersebut masih nyata. Razgatlioglu hanya finis di posisi ke-21 dari 22 pembalap pada hari terakhir pengujian. Meski demikian, kondisi Yamaha yang sedang kesulitan dengan proyek mesin V4 turut mengurangi tekanan terhadapnya.

Rekan setimnya, Fabio Quartararo, bahkan mengakui bahwa Razgatlioglu bergabung dengan Yamaha di periode sulit dan meminta sang rookie untuk bersabar.

Untuk sementara, proses belajar masih menjadi fokus utama. Toprak Razgatlioglu juga mengaku banyak mempelajari data serta gaya balap Jack Miller setelah terkesan dengan sudut kemiringan motor pembalap Australia tersebut saat memasuki tikungan.

Musim 2026 tampaknya akan menjadi perjalanan adaptasi panjang bagi juara dunia Superbike tiga kali itu sebelum benar-benar menunjukkan potensi terbaiknya di MotoGP.

Artikel Tag: yamaha, toprak razgatlioglu, motogp 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-bawa-gaya-balap-ala-wsbk-saat-tunggani-motor-motogp
170
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini