Sering Miskomunikasi, Rossi Tuntut Safety Comission Buat Grup WhatsApp

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 12 Jan 2019, 22:15 WIB
Sering Miskomunikasi, Rossi Tuntut Safety Comission Buat Grup WhatsApp

Valentino Rossi

Berita MotoGP: Melihat buruknya penyampaian informasi yang dilakukan MotoGP, Valentino Rossi meminta Safety Commission membuat grup WhatsApp agar tidak ada satupun pebalap yang melewatkan rapat penting seperti yang terjadi di Silverstone pertengahan musim lalu.

The Doctor menuntut agar komunikasi antara para pebalap dan pihak penyelenggara Safety Commission atau Komite Keselamatan MotoGP bisa lebih baik demi meningkatkan tingkat keselamatan. Hal ini disampaikan Rossi menyusul kekacauan yang terjadi dalam pekan MotoGP Inggris di Silverstone pada bulan Agustus lalu.

Hujan deras yang turun pada hari Minggu tepat beberapa jam sebelum balapan dimulai membuat seluruh paddock MotoGP panik karena banyak pebalap berjatuhan, bahkan terjadi kecelakaan besar kala Tito Rabat terjatuh dan dihantam motor Franco Morbidelli yang meluncur dibelakangnya hingga membuat kakinya patah.

Hal tersebut diduga disebabkan oleh buruknya aspal baru lintasan yang membuat air tak meresap dengan baik sehingga air tergenang di mana-mana. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi pebalap, dan sesi balap pun ditunda selama 3,5 jam.

Situasi ini membuat rapat Safety Commission yang biasanya digelar rutin pada Jumat malam kembali dilakukan secara mendadak. Akhirnya, tiga gelaran balap saat itu, MotoGP, Moto2 dan Moto3 terpaksa dibatalkan. Namun anehnya, rapat ini justru menimbulkan kegaduhan di antara para rider karena beberapa rider diketahui tak hadir karena tak mendapat undangan rapat.

Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo diketahui tak mendapat informasi dari Ducati soal rapat ini, namun Lorenzo tetap hadir usai mendapat informasi dari Aleix Espargaro, yang kebetulan manajer pribadi keduanya sama. Espargaro juga yang menginfokan rapat ini kepada Dani Pedrosa dan Maverick Vinales, yang akhirnya ikut mengabarkan hal ini kepada rider lain.

Bahkan The Doctor sendiri diketahui tidak hadir karena sama sekali tak mendapat pemberitahuan. Berkaca pada insiden ini, Rossi pun menuntut agar penyampaian informasi mengenai hal-hal penting itu harus bisa dilakukan dengan cara yang lebih canggih bukan malah lewat mulut ke mulut.

Menurutnya, salah satu solusi terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah membentuk grup WhatsApp untuk Safety Commission.

"Safety Commission adalah asosiasi rider di era modern. Bersama-sama, kami membicarakan tingkat keselamatan. Tapi yang terjadi di Silverstone jelas tidak baik. Beberapa rider tahu ada rapat dadakan dan datang, namun yang lain tak tahu,” keluhnya.

“Padahal harusnya mudah mengatur hal ini, hingga para rider bisa datang. Kami harus bertanya pada semua pebalap, jika tidak, maka hanya beberapa rider yang bicara. Jadi saya rasa kami harus mulai membentuk grup WhatsApp!" ujarnya.

Hal itu juga diamini oleh pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez. Menurutnya, kehadiran semua pebalap MotoGP dalam acara rapat Safety Commission sangatlah penting demi menjaga tingkat keselamatan para pebalap dalam kondisi apa pun.

Artikel Tag: Valentino Rossi, MotoGP 2019, Motogp inggris, Sirkuit Silverstone

1601  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini