MotoGP Qatar 2026 Bisa Tetap Digelar, Ini Syarat dari Para Rider MotoGP

Balapan di MotoGP Qatar 2026 terancam batal digelar usai mayoritas pembalap menolak, namun ada wacana tetap menggelar balapan dengan protokol khusus.
Berita MotoGP - Gelaran MotoGP Qatar 2026 masih dibayangi ketidakpastian akibat konflik perang yang berlangsung di Timur Tengah. Meski sebelumnya mayoritas pembalap dikabarkan menolak balapan di Sirkuit Losail, mereka kini membuka peluang untuk tetap tampil dengan satu syarat, yakni adanya jaminan keselamatan, termasuk rencana evakuasi.
Para pembalap MotoGP dikabarkan mulai melunakkan sikap terkait rencana penyelenggaraan MotoGP Qatar 2026. Dalam pertemuan khusus di Sepang, Malaysia, mereka meminta jaminan keselamatan dari pihak penyelenggara sebelum memutuskan apakah akan mengikuti balapan di Sirkuit Losail.
Menurut laporan jurnalis The Race, Simon Patterson, para pembalap menginginkan kepastian dari MotoGP Group, termasuk penyediaan rencana evakuasi jika situasi keamanan memburuk.
Sebelumnya, sebanyak 15 pembalap dilaporkan menolak tampil di Qatar. Mereka bahkan menunjuk pengacara untuk menyampaikan keberatan kepada tim masing-masing. Namun pertemuan khusus para pembalap di Sepang menunjukkan adanya kemungkinan perubahan sikap apabila kekhawatiran mereka mendapat tanggapan yang memadai.
MotoGP Qatar semula dijadwalkan berlangsung pada April. Akan tetapi balapan tersebut dijadwal ulang setelah konflik dengan Iran pecah pada akhir Februari. MotoGP berupaya mempertahankan kalender musim 2026 yang terdiri dari 22 seri, meski situasi di kawasan tersebut belum sepenuhnya kondusif.
Wakil CEO MotoGP, Carlos Ezpeleta, dilaporkan telah bertolak ke Qatar untuk melakukan pembicaraan pada Rabu. Hasil pembicaraan itu dapat menjadi faktor penting dalam menentukan kelanjutan penyelenggaraan balapan.
Jika Grand Prix Qatar dibatalkan, MotoGP tidak berencana menyiapkan seri pengganti. Keputusan tersebut berpotensi memengaruhi persaingan perebutan gelar juara dunia, termasuk duel Marc Marquez dan Jorge Martin.
Situasi ini juga menjadi perhatian karena Formula 1 dijadwalkan mengunjungi kawasan tersebut beberapa pekan setelah MotoGP. Sebelumnya, Formula 1 telah membatalkan Grand Prix Arab Saudi, sementara Grand Prix Bahrain dipindahkan ke Malaysia.
Di tengah ketidakpastian tersebut, bos Ducati, Davide Tardozzi, mengkritik sikap para pembalap dalam menyampaikan kekhawatiran mereka kepada petinggi MotoGP. Ia menilai Marc Marquez menjadi salah satu pembalap yang paling terbuka dalam menyuarakan pandangannya.
Meski demikian, keputusan akhir mengenai balapan Qatar tetap bergantung pada jaminan keamanan dan hasil pembicaraan antara pihak penyelenggara dengan para pembalap.
Artikel Tag: sirkuit losail, motogp qatar, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/motogp-qatar-2026-bisa-tetap-digelar-ini-syarat-dari-para-rider-motogp
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini