Marc Marquez Kasihan Lihat Bagnaia Terpuruk, Siap Bantu Jika Dibutuhkan

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Berita MotoGP - Marc Marquez mengaku prihatin melihat Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya bersama Ducati. Meski menjadi pembalap Ducati paling dominan dalam dua musim terakhir, Marquez tetap menghargai rekannya dan menyatakan siap memberikan bantuan jika dibutuhkan.
Marc Marquez mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap situasi yang dialami Francesco Bagnaia di Ducati. Pembalap asal Italia itu kesulitan menemukan performa terbaiknya, sementara Marquez justru tampil dominan sejak bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2025.
Keduanya sempat diprediksi bakal menjadi rival kuat dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, kenyataan di lintasan berjalan berbeda. Marquez mampu tampil konsisten, sedangkan Bagnaia kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP25.
Pada musim MotoGP 2025, Marquez meraih 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint. Bagnaia hanya mencatatkan dua kemenangan Grand Prix dan dua kemenangan Sprint. Ia juga kesulitan mendapatkan rasa percaya diri pada bagian depan motornya hingga beberapa kali gagal menyelesaikan balapan.
Situasi Bagnaia semakin sulit pada MotoGP 2026. Dengan empat seri tersisa dalam laporan tersebut, juara dunia dua kali itu berada di posisi kesembilan klasemen. Ia telah delapan kali gagal finis dan hanya empat kali naik podium pada balapan utama hari Minggu.
Marquez mengaku memahami betapa sulitnya situasi yang dihadapi rekan setimnya tersebut. Ia juga mengapresiasi sikap Bagnaia ketika dirinya pertama kali bergabung dengan Ducati.
"Saya benar-benar prihatin dengan situasi yang dialami Bagnaia karena dia orang yang hebat. Ketika saya bergabung dengan Ducati, dia menyambut saya dengan tangan terbuka," ujar Marquez dilansir dari laman Motosprint.
Pembalap Spanyol itu menegaskan dirinya terbuka untuk membantu Bagnaia. Namun ia juga memahami bahwa rekannya tersebut memiliki orang-orang terdekat yang bisa menjadi tempat bersandar ketika menghadapi masa sulit.
"Dia punya lingkaran pertemanannya sendiri, tetapi kami tetap berbicara dan dia tahu saya juga ada di sini untuk membantunya. Namun, saya tahu ketika berada dalam situasi tertentu, seseorang ingin bersama orang-orang terdekatnya. Kami tetap berbicara, tetapi menyimpan percakapan itu untuk kami sendiri," tuturnya.
Bagnaia dijadwalkan meninggalkan Ducati pada akhir musim 2026 untuk bergabung dengan Aprilia pada 2027 melalui kontrak empat tahun. Ia akan menjadi rekan Marco Bezzecchi, sementara Ducati telah memilih Pedro Acosta sebagai penggantinya.
Marquez menilai Ducati telah mengambil keputusan tepat dengan merekrut Acosta. Ia bahkan mengakui calon rekan setimnya itu memiliki kecepatan yang berbahaya di lintasan dan menjadi bagian penting dari masa depan tim.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, francesco bagnaia, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-kasihan-lihat-bagnaia-terpuruk-siap-bantu-jika-dibutuhkan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini