Jorge Lorenzo Ungkap Perlakuan Ducati Jelang Didepak, Potong Gaji 90 Persen

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 27 Jul 2026, 21:58 WIB - 132 views
Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Jorge Lorenzo kembali membuka cerita mengenai perpisahannya dengan Ducati yang terjadi setelah MotoGP 2018. Mantan juara dunia tersebut mengklaim Ducati hanya menawarkan kontrak dengan pemotongan gaji hingga 90 persen, sebuah situasi yang membuatnya merasa tidak lagi dihargai oleh tim-tim papan atas.

Kisah Jorge Lorenzo bersama Ducati berakhir jauh dari harapan. Setelah bergabung pada MotoGP 2017 dengan status salah satu pebalap terbaik dunia, Lorenzo hanya bertahan selama dua musim sebelum pindah ke Honda pada 2019.

Lorenzo datang ke Ducati setelah meraih tiga gelar juara dunia MotoGP bersama Yamaha pada 2010, 2012 dan 2015. Namun musim pertamanya bersama Ducati berlangsung sulit karena ia gagal meraih kemenangan.

Situasi mulai membaik pada 2018. Lorenzo berhasil memenangkan tiga balapan, tetapi hanya menempati posisi kesembilan klasemen akhir setelah sejumlah masalah mengganggu musimnya.

Dalam wawancara dengan kanal YouTube Fast & Curious, Lorenzo mengaku sebenarnya masih ingin melanjutkan karier bersama Ducati. Ia bahkan meyakini bisa meraih lebih banyak gelar jika tim asal Bologna tersebut sedikit lebih bersabar.

"Jika Ducati sedikit lebih sabar dan memperbarui kontrak saya, saya pasti akan terus membalap selama tiga tahun lagi dan mungkin memiliki beberapa gelar tambahan," ujar Lorenzo.

Namun perpanjangan kontrak tersebut tidak pernah terjadi. Lorenzo justru mengklaim Ducati memberikan tawaran yang nilainya jauh lebih rendah dibandingkan kontrak sebelumnya.

"Ducati, yang sebelumnya memberikan kontrak terbesar dalam sejarah MotoGP hingga saat itu, bahkan tidak menawarkan sepersepuluh dari nilai tersebut," katanya.

Situasi tersebut membuat Lorenzo merasa kehilangan kepercayaan diri. Ia kemudian memilih bergabung dengan Honda pada 2019, tetapi musim tersebut menjadi salah satu periode terburuk dalam kariernya sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

Lorenzo mengaku kondisi mentalnya saat itu sangat berat karena untuk pertama kalinya ia merasa tidak lagi diinginkan oleh tim-tim besar.

"Ini sulit, dan mungkin itu pertama kalinya dalam hidup saya ketika saya berada dalam kondisi depresi, atau setidaknya sangat dekat dengan itu," ungkapnya.

Menurut Lorenzo, sebelumnya Yamaha dan sejumlah tim papan atas selalu menunjukkan ketertarikan kepadanya. Namun, setelah meninggalkan Ducati, situasinya berubah.

Yamaha bahkan tidak memiliki tempat di tim pabrikan untuknya sehingga Lorenzo harus mempertimbangkan opsi bergabung dengan tim satelit Petronas. Ia mengaku tidak ingin mengambil pilihan tersebut dan akhirnya menjalani masa sulit dalam kariernya.

Meski demikian, Lorenzo tetap menganggap dirinya beruntung atas perjalanan karier yang telah dilalui. Tiga gelar MotoGP menjadi bukti bahwa kegagalannya bersama Ducati tidak menghapus statusnya sebagai salah satu pebalap terbaik generasinya.

Artikel Tag: jorge lorenzo, ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/jorge-lorenzo-ungkap-perlakuan-ducati-jelang-didepak-potong-gaji-90-persen
132
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini