Francesco Bagnaia Tak Dianggap Jadi Titisan Valentino Rossi, Ini Alasannya

Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia memang berhasil mengakhiri penantian panjang Italia dengan merebut dua gelar MotoGP. Namun menurut Juan Martinez, meski statusnya sebagai lulusan VR46 Academy tidak pernah membuat Bagnaia dipandang sebagai titisan Valentino Rossi.
Francesco Bagnaia menjadi salah satu pembalap Italia paling sukses setelah era Valentino Rossi. Pembalap Ducati tersebut berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP pada 2022 dan mempertahankannya pada 2023.
Prestasi tersebut sekaligus mengakhiri penantian Italia selama 13 tahun untuk kembali memiliki juara dunia di kelas premier. Namun, kesuksesan Bagnaia ternyata tidak otomatis membuatnya dipandang sebagai penerus Rossi.
Juan Martinez, mantan insinyur MotoGP, justru mengungkap bahwa Bagnaia tidak pernah dianggap sebagai pewaris legenda Italia tersebut. Padahal, Bagnaia merupakan salah satu lulusan VR46 Riders Academy dan menjadi satu-satunya anggota akademi Rossi yang berhasil menjadi juara dunia kelas premier.
Menurut Martinez, bayang-bayang Rossi masih terlalu besar di Italia. Setelah Rossi pensiun pada akhir 2021, belum ada pembalap Italia yang mampu benar-benar mengambil posisi sebagai ikon baru seperti The Doctor.
"Di Italia, bayang-bayang Valentino Rossi masih sangat besar. Meskipun Pecco telah memenangkan beberapa gelar juara dunia, dia tidak pernah benar-benar diakui atau dianggap sebagai pewaris Rossi," ujar Martinez dalam podcast DURALAVITA.
"Di Italia, dengan kepribadiannya dan semua faktor tersebut, situasi seperti ini jelas tidak membantunya untuk mengambil langkah dan mengatakan, 'Saya adalah bos baru'."
"Bagaimanapun, Valentino Rossi masih menjadi bos ketika mereka pergi berlatih, dan pada akhirnya tidak ada dari mereka yang benar-benar menegaskan diri sebagai penggantinya."
Situasi Bagnaia semakin menarik setelah performanya bersama Ducati menurun dalam beberapa musim terakhir. Ia kesulitan menemukan kembali konsistensi yang membawanya menjadi juara dunia, terutama setelah perubahan teknis pada motor Ducati.
Mantan pembalap MotoGP Ruben Xaus bahkan menyarankan Bagnaia berhenti terlalu memikirkan hubungan dengan Rossi dan VR46 Academy. Menurutnya, Bagnaia justru bisa mendapatkan banyak keuntungan jika mau belajar dari rival sekaligus rekan setimnya, Marc Marquez.
"Ikuti Marc Marquez, belajar darinya, dan kesampingkan citra Valentino Rossi atau Academy Anda," kata Xaus.
Francesco Bagnaia dinilai memiliki lebih banyak hal untuk dipelajari dari Marquez, terutama karena pembalap Ducati tersebut masih memiliki pengalaman panjang yang bisa dibagikan sebelum akhirnya meninggalkan MotoGP.
Artikel Tag: valentino rossi, ducati, francesco bagnaia, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-tak-dianggap-jadi-titisan-valentino-rossi-ini-alasannya























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini