Ducati Akui Kehabisan Cara Atasi Keterpurukan Francesco Bagnaia Musim Lalu

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 12 Jan 2026, 00:46 WIB - 252 views
Francesco Bagnaia dan Davide Tardozzi

Francesco Bagnaia dan Davide Tardozzi

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Dokumenter resmi MotoGP tentang gelar juara Marc Marquez membuka sisi lain Ducati pada musim 2025. Salah satunya adalah pengakuan jujur Davide Tardozzi yang mulai kehabisan cara membantu Francesco Bagnaia.

MotoGP merilis dokumenter berjudul All on Red yang mengisahkan perjalanan Marc Marquez meraih gelar juara dunia 2025 bersama Ducati. Di balik dominasi Marquez, film dokumenter tersebut juga menyorot dinamika internal garasi Ducati yang jauh dari kata ideal, khususnya terkait anjloknya performa Francesco Bagnaia.

Musim 2025 menjadi kontras tajam bagi dua pebalap utama Ducati. Marc Marquez tampil nyaris sempurna dengan 11 kemenangan dari 18 balapan Grand Prix yang ia ikuti. Sementara itu, Bagnaia justru terjebak dalam krisis performa yang tak kunjung terpecahkan.

Padahal, Bagnaia datang ke musim tersebut dengan status juara dunia 2022 dan 2023, serta masih bertarung hingga seri terakhir pada 2024. Namun di 2025, ia gagal mencetak poin dalam 18 dari total 44 balapan, sebuah statistik yang sulit diterima bagi tim sekelas Ducati.

Dalam salah satu cuplikan dokumenter, manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, secara terbuka mengungkapkan kebingungannya.

“Ini menyedihkan melihat apa yang terjadi pada Pecco. Saya sudah tidak mengerti lagi. Saya tidak tahu apa lagi yang harus saya lakukan atau katakan kepadanya,” ujar Tardozzi.

Ia menambahkan bahwa Bagnaia seolah terjebak dalam lingkaran masalah mental dan teknis.

“Dia masuk ke dalam sebuah loop. Semua Ducati lain ada di level yang sama, tapi hanya dia yang tertinggal,” lanjutnya.

Bagnaia sebenarnya masih sempat menunjukkan secercah harapan dengan tujuh podium dalam 11 seri awal. Namun setelah itu, performanya merosot drastis. Satu kemenangan di Jepang menjadi pengecualian aneh di tengah tren negatif, sebelum ia terpuruk hingga finis kelima di klasemen akhir dan kalah poin dari seluruh pebalap Ducati lainnya pada paruh kedua musim.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar soal masa depan Bagnaia. Meski sang pebalap menegaskan ingin bertahan, Ducati belum tentu memberikan perpanjangan kontrak. Bagnaia juga disebut tidak tertarik pindah ke tim satelit, meski memiliki kedekatan dengan Valentino Rossi dan VR46.

Jika Ducati berniat melepas Francesco Bagnaia, bursa transfer pebalap masih terbuka. Yamaha dan Honda disebut sedang memantau situasi, sementara Aprilia juga sempat dikaitkan di tengah ketidakpastian masa depan Jorge Martin.

Keputusan Ducati diperkirakan baru akan diambil setelah rangkaian tes pramusim, yang akan menjadi penentu apakah Bagnaia benar benar mampu bangkit di MotoGP 2026.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, Ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ducati-akui-kehabisan-cara-atasi-keterpurukan-francesco-bagnaia-musim-lalu
252
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini