CEO Dorna Yakin Iannone Tak Bersalah dalam Kasus Doping

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 19 Feb 2020, 15:55 WIB
CEO Dorna Yakin Iannone Tak Bersalah dalam Kasus Doping

Andrea Iannone

Berita MotoGP: Meskipun Andrea Iannone tengah tersandung kasus doping, namun Bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, justru yakin bahwa sang pebalap tersebut tidak bersalah.

Andrea Iannone kini terancam dijatuhi hukuman larangan membalap selama empat tahun lantaran terjerat kasus doping oleh otoritas balap motor (FIM) pada pertengahan Desember silam.

FIM memberi skors terhadap Iannone karena sampel urine miliknya yang diambil usai race MotoGP Malaysia (3/11) menunjukkan adanya kandungan zat terlarang, yakni zat anabolic androgenic steroids (AAS) yang merupakan zat terlarang menurut badan anti doping dunia WADA.

Iannone sudah mengatakan bahwa dirinya tak bersalah. Ia menduga substansi yang terkandung dengan jumlah sedikit itu didapatnya usai menyantap daging saat ‘Tur Asia’.

Lantas ia melakukan pengajuan pengujian ulang terhadap sampel B meskipun masih terbukti positif, hingga melakukan analisis rambut yang disebut lebih akurat daripada tes urine.

CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengklaim bahwa hasil analisis rambut membuktikan Iannone bersih dari zat anabolic sejak September 2019 atau sebelum tes urine di Sepang.

Uniknya, Iannone juga mendapatkan dukungan dari bos Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpeleta, yang yakin bahwa rider berjuluk The Maniac ini tak bersalah.

Ezpeleta mengaku bahwa Iannone tidak menunjukkan gerak-gerik mencurigakan saat tes. Ia menuturkan bahwa Iannone langsung memberikan sampel urinenya selepas balapan. Bahkan, The Maniac tak sempat minum kendati diperbolehkan.

Alhasil, ditambah dengan dehidrasi akibat balapan di tengah kondisi cuaca Sepang yang panas, kandungan zat di dalam urine pembalap asal Vasto itu menjadi pekat.

"Jika Iannone sudah punya niat buruk, dia akan melakukan hal yang berbeda," ungkap Ezpeleta seperti dikutip dari GPOne.

"Jika seseorang tahu dirinya mengunakan zat terlarang dan harus menjalani tes dan juga sedikit cerdik, dia akan membuat dirinya menunggu sebelum memberikan sampelnya. Tetapi bukan seperti itu yang terjadi, apa yang Andrea ceritakan kepada saya adalah benar dan saya sudah memverifikasinya," tandasnya.

Kendati begitu, Ezpeleta mengaku menyerahkan seluruh keputusan kasus ini kepada pihak-pihak yang berwenang.

Sementara itu, Iannone masih harus berjuang demi terbebas dari jeratan hukuman pelik. Sebab hasil analisa rambut yang diajukan terancam ditolak oleh pengadilan FIM.

Banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) akan menjadi langkah terakhir Iannone untuk menyelamatkan kariernya di ajang MotoGP.

Artikel Tag: Andrea Iannone, aprilia, motogp 2020

1354  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini