Casey Stoner Disebut Hanya Ingin Pamer Bakat Saat Jadi Test Rider Ducati

Penulis: Abdi Ardiansyah
Kamis 30 Jul 2026, 14:05 WIB - 158 views
Casey Stoner dan Jorge Lorenzo

Casey Stoner dan Jorge Lorenzo

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Michele Pirro mengungkapkan kisah kembalinya Casey Stoner sebagai test rider Ducati pada 2016. Menurut Pirro, sang juara dunia MotoGP dua kali itu lebih berfokus menunjukkan bakat luar biasanya demi ego dibanding menjalankan tugas pengembangan motor.

Test rider Ducati, Michele Pirro, mengungkap penilaiannya terhadap peran Casey Stoner saat kembali bergabung dengan pabrikan Italia sebagai pembalap penguji pada 2016. Menurut Pirro, Stoner tidak benar-benar menjalankan peran test rider seperti yang diharapkan tim.

Casey Stoner merupakan sosok yang sangat bersejarah bagi Ducati. Pembalap asal Australia itu mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP pertama bagi Ducati pada musim 2007, sebuah pencapaian yang masih dikenang hingga sekarang.

Setelah pensiun dari MotoGP pada akhir 2012, Stoner sempat kembali ke Ducati sebagai test rider pada 2016. Kehadirannya saat itu sempat memunculkan harapan bahwa ia akan membantu mempercepat pengembangan Desmosedici, bahkan tidak menutup kemungkinan tampil sebagai wildcard.

Namun, Pirro menilai kenyataan di lapangan berbeda dari ekspektasinya.

"Saya sempat berpikir dia ingin kembali balapan dan mengendarai motor. Namun pada kenyataannya, dia lebih ingin menunjukkan ego, bakat, dan kemampuan yang dimilikinya," ujar Pirro dalam podcast Mig Babol.

"Dia tidak terlalu tertarik menjalankan pekerjaan pengujian secara sistematis atau memberikan masukan yang benar-benar membantu pengembangan motor."

Pirro menambahkan bahwa Stoner memang sempat dikaitkan dengan peluang tampil menggantikan Danilo Petrucci yang cedera pada MotoGP Argentina 2016. Namun rencana tersebut batal terealisasi karena kondisi kebugaran Stoner dinilai belum siap untuk kembali berlomba.

Menurut Pirro, gaya berkendara dan setelan motor Stoner juga sangat unik sehingga sulit diterapkan oleh pembalap lain.

"Dia bekerja untuk dirinya sendiri. Setelan motor yang dia sukai hanya bisa dikendarai olehnya. Jorge Lorenzo bahkan hanya melakukan satu putaran keluar sebelum kembali ke pit. Saya juga mencobanya dan langsung berhenti setelah satu lap," ungkap Pirro.

Ia menjelaskan bahwa Stoner lebih memilih mengendalikan motor secara manual tanpa banyak bantuan perangkat elektronik.

"Dia ingin mengontrol semuanya sendiri. Traksi diatur menggunakan rem belakang, sehingga dia tidak menyukai traction control atau anti-wheelie yang terlalu banyak bekerja. Bahkan saat wheelie, dia ingin mengendalikannya sendiri," kata Pirro.

Meski memberikan kritik terhadap pendekatan Stoner sebagai test rider, Pirro tetap mengakui kemampuan luar biasa mantan juara dunia tersebut. Menurutnya, penjelasan teknis Stoner sering kali sulit dipahami karena memiliki sensitivitas yang berbeda dibanding pembalap lain seperti Jorge Lorenzo maupun Andrea Dovizioso.

Artikel Tag: casey stoner, ducati, michele pirro

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/casey-stoner-disebut-hanya-ingin-pamer-bakat-saat-jadi-test-rider-ducati
158
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini