Carlo Pernat Sebut MotoGP 2021 Bakal Hadirkan Banyak Keanehan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 23 Feb 2021, 08:55 WIB
MotoGP 2021

MotoGP 2021

Berita MotoGP: Mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat, mengaku punya firasat aneh jelang bergulirnya kompetisi MotoGP 2021.

Gelaran MotoGP 2021 tak terasa bakal dimulai dalam beberapa minggu lagi, atau tepatnya pada 23 Maret di Sirkuit Losail, Qatar. Musim ini juga akan mengusung banyak sekali perubahan signifikan salah satunya adalah Valentino Rossi yang sudah pindah dari tim pabrikan ke tim satelit Yamaha dan juga vakumnya Andrea Dovizioso dari MotoGP usai terdepak dari Ducati.

Valentino Rossi menjadi pihak yang mendapat banyak sorotan lantaran ia akan tetap membalap di usianya yang ke-42 tahun. Di Petronas Yamaha SRT, ia akan menjadi rekan setim Franco Morbidelli yang juga merupakan muridnya dari jebolan VR46 Academy.

Sementara itu, situasi perubahan besar lain juga terjadi pada bagian internal tim Suzuki. Skuat ini telah kehilangan Davide Brivio yang sebelumnya memiliki peran penting mengawal tim menuju kejayaan dengan menorehkan titel juara MotoGP 2020 lewat pebalap mereka, Joan Mir.

Selain hengkangnya Dovizioso, Ducati juga melakukan perombakan besar-besaran dengan mengusung banyak pebalap muda. Komposisi tim pabrikan akan diisi oleh Jack Miller dan Francesco Bagnaia.

Ditambah lagi tiga pebalap debutan, Luca Marini dan Enea Bastianini di tim Esponsorama Racing. Serta Jorge Martin di tim Pramac Racing menemani pebalap senior, Johann Zarco.

Situasi lain juga dialami Repsol Honda, Pol Espargaro telah datang menggantikan tempat Alex Marquez. Alex dipindahkan untuk menuju LCR Honda menggantikan posisi Cal Crutchlow yang pindah Yamaha sebagai test rider.

Perbuahan drastis yang dilakukan oleh hampir semua tim ini membuat pengamat MotoGP, Carlo Pernat, merasa khawatir akan terjadi suatu anomali terutama pada awal musim. Pernat mengaku curiga dengan keadaan awal-awal para pebalap yang lebih cenderung ayem-ayem saja.

"Saya punya perasaan aneh, tidak ada satu pun pebalap mengatakan: 'Saya akan juara. Tampaknya semua orang mengejar ketinggalan, saya melihat ketidakpastian total, seolah-olah semuanya tertutup," ucap Pernat dilansir dari GPone..

"Ducati telah datang dari musim lalu ketika dia pantas mendapatkan lebih, tetapi gagal. Yamaha menang banyak, tetapi juga memiliki masalah. Honda tidak memiliki tahun yang luar biasa."

"Jadi Suzuki adalah satu-satunya yang mempunyai motor bagus, tetapi mereka kehilangan Brivio. Jadi begitu adanya ketidakpastian dimana-mana," pungkasnya.

Artikel Tag: MotoGP 2021, Carlo Pernat

431  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini