Cal Crutchlow Sebut MotoGP Era Liberty Media Buat Rider Tak Punya Waktu

Cal Crutchlow
Berita MotoGP - Cal Crutchlow mengungkap sisi lain perubahan MotoGP sejak Liberty Media mengambil alih pengelolaan MotoGP. Menurutnya, berbagai aktivitas baru memang menarik bagi penggemar, namun jadi “mimpi buruk” bagi para pembalap.
Cal Crutchlow menyoroti perubahan yang terjadi di MotoGP setelah Liberty Media mengambil alih pengelolaan kompetisi. Menurutnya, perkembangan dari sisi hiburan dan akses bagi penggemar memang membawa dampak positif, tetapi pembalap justru menghadapi situasi yang semakin sulit.
Crutchlow kembali tampil di MotoGP pada 2026 setelah terakhir kali membalap penuh pada 2023. Ia menggantikan Johann Zarco di LCR Honda ketika pembalap Prancis tersebut masih menjalani pemulihan dari kecelakaan di Barcelona.
Pengalaman tersebut membuat Crutchlow bisa melihat langsung perubahan yang terjadi di paddock. Ia menilai pembalap kini memiliki lebih sedikit waktu untuk berada di garasi dan bekerja bersama para insinyur.
"Sebagai penggemar, perkembangan MotoGP dalam beberapa tahun terakhir sangat bagus. Saya menontonnya di televisi dan menjadi penggemar seperti kebanyakan orang di rumah," ujar Crutchlow saat sesi latihan bebas MotoGP Aragon.
"Namun, bagi pembalap? Mimpi buruk. Saya akan mengatakan secara langsung, situasinya sulit bagi mereka. Akhir pekan balapan sekarang sangat sulit dan mereka tidak punya waktu."
Menurut Crutchlow, banyaknya agenda media, kewajiban lainnya, serta kondisi fisik setelah menjalani balapan membuat pembalap semakin sulit memberikan masukan kepada tim.
"Saya tidak mengatakan pembalap yang membuat motor karena tentu saja insinyur yang mengembangkannya. Tetapi pembalap tampaknya memiliki lebih sedikit kesempatan untuk memberikan masukan sekarang," katanya.
Crutchlow juga menilai persaingan antarmotor yang semakin ketat membuat waktu bersama tim menjadi semakin penting. Namun, kesempatan tersebut justru berkurang karena padatnya agenda akhir pekan.
"Pembalap tidak memiliki waktu untuk berada di garasi seperti dulu. Entah karena kewajiban media atau fisioterapi. Mereka juga menjalani 44 balapan dan mengalami kecelakaan," jelasnya.
Sejak Liberty Media terlibat dalam MotoGP, sejumlah gagasan baru memang mendapat sorotan, termasuk wacana pit stop dan perubahan format yang berpotensi mengubah karakter balapan. Cal Crutchlow berharap perkembangan komersial MotoGP tetap berjalan tanpa mengorbankan kebutuhan pembalap dan sisi teknis olahraga.
Artikel Tag: cal crutchlow, liberty media, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/cal-crutchlow-sebut-motogp-era-liberty-media-buat-rider-tak-punya-waktu
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini