Bos Pramac Sebut Yamaha Cuma Tertinggal 1,2 Detik Sudah Luar Biasa

Bos Tim Pramac Racing, Gino Borsoi bersama Toprak Razgatlioglu.
Berita MotoGP - Yamaha memang belum mampu bersaing memperebutkan podium MotoGP 2026. Namun bos Pramac Racing, Gino Borsoi, menilai performa motor M1 justru menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sejak beralih menggunakan mesin V4.
Performa Yamaha sepanjang MotoGP 2026 memang belum mampu mengangkat pabrikan asal Jepang itu ke papan atas. Hingga 10 seri pertama musim ini, Yamaha masih belum meraih satu pun podium dan berada di posisi keenam klasemen konstruktor, tertinggal 42 poin dari Honda.
Meski demikian, bos Pramac Racing itu melihat perkembangan yang dicapai Yamaha jauh lebih positif dibandingkan hasil yang terlihat di atas kertas. Menurut Borsoi, selisih sekitar 1,2 detik dari motor tercepat justru menjadi pencapaian yang patut diapresiasi mengingat proyek V4 masih berada pada tahap awal pengembangan.
Musim 2026 menjadi babak baru bagi Yamaha setelah meninggalkan konfigurasi mesin inline-four yang telah digunakan selama bertahun-tahun. Pabrikan asal Iwata itu kini mengembangkan motor bermesin V4 sebagai persiapan menghadapi era baru MotoGP.
"Bagi Yamaha, tertinggal satu hingga 1,2 detik dari pembalap terdepan sudah merupakan hasil yang luar biasa. Kami harus membangun kembali cara berpikir karena ini benar-benar era baru bagi kami," kata Borsoi kepada Motorsport-Total.
Ia bahkan mengaku perkembangan yang ditunjukkan Yamaha melebihi ekspektasinya jika dibandingkan dengan kondisi tim pada musim lalu.
"Menurut saya, posisi kami sekarang lebih baik dari yang saya perkirakan setelah melihat situasi tahun lalu," ujarnya.
Meski begitu, Borsoi tidak menampik bahwa kelemahan terbesar Yamaha masih berada pada sektor tenaga mesin. Kekurangan tersebut memaksa para pembalap bekerja lebih keras saat balapan.
"Kami masih sangat menderita karena tenaga mesin. Namun jika hanya terpaut sekitar 1,2 detik dari yang tercepat, itu berarti aerodinamika, elektronik, dan sasis kami sudah bekerja dengan sangat baik," jelas bos Tim Pramac Racing tersebut.
Optimisme serupa juga datang dari garasi Yamaha. Fabio Quartararo sempat menunjukkan kecepatan kompetitif saat kualifikasi MotoGP Belanda dengan hanya terpaut 0,504 detik dari pole position. Sementara dalam balapan utama, motor M1 hanya tertinggal sekitar 0,7 detik dari catatan lap tercepat.
Borsoi juga mengonfirmasi bahwa Yamaha masih menyiapkan satu hingga dua paket pengembangan mesin 1000 cc sebelum musim berakhir. Langkah tersebut dilakukan meski fokus utama pabrikan sudah mulai diarahkan pada pengembangan motor berkapasitas 850 cc yang akan digunakan saat regulasi baru MotoGP mulai berlaku pada 2027.
Dengan sejumlah pembaruan yang masih disiapkan, Yamaha berharap mampu memangkas jarak dengan para rival dan menutup musim MotoGP 2026 dengan tren performa yang lebih kompetitif.
Artikel Tag: yamaha, pramac, gino borsoi, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-pramac-sebut-yamaha-cuma-tertinggal-12-detik-sudah-luar-biasa
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini