Andrea Dovizioso Bisa Bawa Ducati Juara, Namun Terhalang Dominasi Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
Rabu 08 Jul 2026, 14:23 WIB - 116 views
Andrea Dovizioso dan Marc Marquez

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Bos Ducati, Davide Tardozzi menilai mantan pebalapnya, Andrea Dovizioso, sebenarnya memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia MotoGP. Namun dominasi Marc Marquez membuat pembalap Italia itu harus puas tiga kali menjadi runner up.

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memberikan penilaian menarik mengenai perjalanan karier Andrea Dovizioso di MotoGP. Menurutnya, mantan pembalap Ducati itu sebenarnya memiliki kemampuan luar biasa, tetapi kurang beruntung karena harus bersaing pada era ketika Marc Marquez berada di puncak performa.

Dovizioso menjadi rival utama Marquez dalam perebutan gelar juara dunia selama tiga musim beruntun, yakni 2017, 2018, dan 2019. Pada ketiga musim tersebut, pembalap asal Italia itu selalu finis sebagai runner up di belakang Marquez yang masih membela Honda.

Dalam wawancara bersama Fanpage, Tardozzi menyebut Andrea Dovizioso sebagai salah satu pembalap terbaik yang pernah dimiliki Ducati.

"Nasib kurang baik Andrea adalah karena dia harus menghadapi Marc Marquez. Dia pembalap yang luar biasa, mampu mengalahkan Marc sebanyak 14 kali dan meraih tiga kali posisi runner up kejuaraan dunia," kata Tardozzi.

Meski demikian, pria berusia 67 tahun itu mengakui Marquez memang pantas menjadi juara dunia pada periode tersebut.

"Dia sudah melakukan pekerjaannya hingga akhir. Namun pada saat yang sama, kita juga harus mengakui bahwa Marc memang pantas memenangkan gelar-gelar itu," ujarnya.

Persaingan Marquez dan Dovizioso memang menjadi salah satu rivalitas paling menarik di MotoGP era modern. Dovizioso beberapa kali mampu mengalahkan Marquez dalam duel langsung pada lap terakhir, termasuk kemenangan ikonik di Austria dan Qatar. Namun, konsistensi Marquez sepanjang musim membuat pembalap Spanyol itu tetap sulit digeser dari puncak klasemen.

Tardozzi juga mengungkapkan pandangannya setelah bekerja langsung dengan Marquez sejak bergabung ke Ducati pada musim 2025. Menurutnya, ada sisi lain dari sosok juara dunia tujuh kali itu yang tidak banyak diketahui publik.

"Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengan Marc, bahkan ketika dia masih menjadi rival kami. Kami beberapa kali saling menyindir, tetapi selalu dengan rasa hormat," ucap Tardozzi.

"Yang paling membuat saya terkesan adalah sisi manusianya. Semua orang sudah tahu bakatnya sebagai pembalap, tetapi setelah bekerja bersama, saya mengenal pribadinya. Marc adalah sosok yang rendah hati dan memiliki jiwa kepemimpinan alami."

Ia menjelaskan bahwa kehadiran Marquez memberi pengaruh besar di dalam garasi Ducati.

"Ketika dia masuk ke garasi, semua orang memperhatikannya. Saat dia berbicara, semua orang mendengarkan. Dia mampu memimpin tim secara alami dan menurut saya itu juga merupakan sebuah bakat."

Musim MotoGP 2026 sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi Marquez. Setelah sempat mengalami cedera serius, ia berhasil bangkit dengan kemenangan di Hungaria dan Ceko. Menjelang MotoGP Jerman di Sachsenring, Marquez berada di posisi kelima klasemen sementara dengan selisih 40 poin dari pemuncak klasemen, Jorge Martin.

Artikel Tag: marc marquez, ducati, andrea dovizioso

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/andrea-dovizioso-bisa-bawa-ducati-juara-namun-terhalang-dominasi-marquez
116
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini