Bos KTM Berharap Pengembangan Aero di MotoGP Dibatasi

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 16 Feb 2024, 01:00 WIB
KTM, Brad Binder

Brad Binder

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Bos KTM, Pit Beirer, mengkhawatirkan kecepatan motor MotoGP yang semakin berbahaya karena dampak persaingan aerodinamis yang dilakukan oleh semua pabrikan.

Tes Pramusim MotoGP 2024 di Sepang telah dilaksanakan sepekan lalu. Di sana semua pabrikan MotoGP memamerkan motor serta pengembangan terbaru aerodinamika mereka, tak terkecuali KTM.

Kerjasama dengan Red Bull Advanced Technologies, cabang dari proyek F1 Red Bull, memberi pabrikan asal Mattighofen akses ke departemen aero kaliber tinggi. Hasilnya terbukti motor RC16 menjadi salah satu kuda besi dengan pengembangan aerodinamika paling masif pada akhir 2023 lalu.

“Kami sangat senang dan bersyukur Red Bull membuka pintu bagi kami, bahwa kami bisa mendapatkan tim ahli yang bekerja untuk kami dalam semalam,” ucap bos KTM, Pit Beirer, disadur dari Crash.

“Karena jika Anda perlu mengembangkan departemen itu satu per satu, pasti membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan menemukan pakar tersebut juga tidak mudah. Jadi kami memiliki akses ke tim hebat di Milton Keynes dan menurut saya paket aerodinamis kami tercakup. Saya merasa kami bisa mengimbangi semua orang di luar sana dan juga membawa beberapa ‘permen’ baru ke trek,” ia menambahkan.

Benar saja, serangkaian komponen aero baru terpasang di motor RC16 selama tes pramusim di Sepang. Tapi KTM tak sendirian dalam upayanya meningkatkan batas aero, dengan Aprilia dan Ducati yang terus mencoba mengkeksploitasi area dengan potensi besar, sementara Honda dan Yamaha masih berusaha untuk mengejar.

“Di luar sana semakin liar! Jika Anda melihat apa yang dibawa semua orang ke Sepang. Saya merasa kita berada di suatu tempat yang sama seperti Formula 1 beberapa tahun yang lalu di mana setiap detail kecil, tepian, sudut, radius pada motor diabaikan: 'Bagaimana kita dapat menggunakannya untuk membantu motor dari sisi aerodinamis?'” kata Beirer.

“Jelas Anda tidak memerlukan aerodinamis lagi hanya untuk memiliki motor cepat di lintasan lurus. Anda memerlukan aerodinamika untuk membantu menjaga bagian depan tetap rendah dan mendapatkan lebih banyak traksi saat berakselerasi, kemudian menjadi cepat di trek lurus, tetapi juga untuk membantu Anda memperlambat motor dan membelokkan motor.”

“Jadi aerodinamis berperan dalam performa di setiap momen - akselerasi, top speed, perlambatan, belokan. Tentu, itu juga yang menyebabkan mungkin dua tahun terakhir ini progres laptime menjadi lebih gila dari sebelumnya, karena itu faktor besar dalam laptime,” jelasnya.

Pembatasan aerodinamika untuk saat ini memang tampak mustahil. Namun sudah dipastikan pada regulasi teknis MotoGP berikutnya, yang berlaku mulai 2027, akan terjadi pembatasan ukuran serta jangkauan aero.

Tapi Beirer bingung karena hal tersebut tidak diperkenalkan sebelumnya.

“Itu (aerodinamika) cukup seru, tapi menurut saya dari sisi promotor dan regulasi, kita perlu berhati-hati sekarang agar tidak melangkah terlalu jauh. Jadi menurut saya kita memerlukan faktor pembatas segera. Mungkin kita tidak perlu menunggu sampai tahun '27 dengan membatasi hal ini,” tutupnya.

Artikel Tag: ktm, Pit Beirer, MotoGP 2024

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-ktm-berharap-pengembangan-aero-di-motogp-dibatasi
990  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini