Bos Gresini Ungkap Kekhawatiran Saat Rekrut Marc Marquez

Bos Gresini, Nadia Padovani, dan Marc Marquez
Berita MotoGP : Nadia Padovani mengungkap cerita menarik di balik keputusan Gresini Racing merekrut Marc Marquez pada musim 2024. Menurutnya, ada satu aturan penting yang langsung disampaikan kepada pembalap asal Spanyol itu sejak awal bergabung dengan tim.
Setelah lebih dari satu dekade membela Honda dan meraih enam gelar juara dunia MotoGP bersama pabrikan Jepang tersebut, Marquez mengambil keputusan besar dengan meninggalkan zona nyamannya untuk bergabung dengan tim satelit Ducati, Gresini Racing.
Langkah itu sempat dianggap berisiko. Selain karena status Gresini yang bukan tim pabrikan, Padovani juga mengakui dirinya sempat merasa khawatir menerima pembalap sekaliber Marquez.
Dalam wawancara yang dikutip Speedweek, Padovani mengaku tidak memiliki rencana cadangan apabila negosiasi dengan Marquez gagal. Ia bahkan sempat mempertanyakan apakah timnya mampu mengelola seorang pembalap dengan reputasi sebesar sang juara dunia.
"Saya sempat bertanya kepada Michele Masini apakah kami benar benar siap menangani pembalap seperti Marc. Jujur saja, saya merasa takut. Saya tidak ingin suatu hari orang mengatakan bahwa kami gagal mempertahankannya," ujar Padovani.
Meski begitu, Gresini tetap memiliki satu syarat yang tidak bisa ditawar. Padovani menegaskan bahwa Marquez tidak diperbolehkan datang dan mengubah struktur yang selama ini telah dibangun tim.
"Kami mengatakan kepadanya bahwa ini adalah tim kami, dengan sistem kerja yang sudah berjalan baik selama bertahun tahun. Dia tidak bisa datang lalu mengubah semuanya," kata Padovani.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Marquez mampu beradaptasi dengan cepat dan menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh anggota tim. Pada musim debutnya bersama Gresini, ia berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir sebelum dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada 2025.
Padovani juga mengenang momen lucu saat sesi foto pertama Marc Marquez bersama Gresini. Sebagai bentuk sambutan, tim menyembunyikan laba laba mainan di dalam salah satu bagian wearpack balap milik pembalap Spanyol itu.
"Ketika mengenakan baju balap Gresini untuk pertama kalinya, dia menatap saya lalu berkata, 'Sekarang ini bukan lagi sekadar hasil editan foto. Sekarang kisah kami benar benar dimulai'," kenangnya.
Selain kemampuan balapnya, Padovani mengaku paling terkesan dengan kontribusi teknis yang diberikan Marquez. Menurutnya, pembalap berusia 33 tahun itu membawa banyak data dan informasi berharga yang membantu perkembangan tim.
"Marc memberikan begitu banyak data kepada tim. Itu seperti kelas khusus bagi kami. Dia mampu mengendarai motor melewati batas yang bisa dilakukan kebanyakan pembalap. Hanya segelintir orang yang memiliki kemampuan seperti itu," ujar Padovani.
Pengalaman singkat bersama Marc Marquez pun menjadi salah satu periode paling berkesan dalam sejarah Gresini Racing, sekaligus membuka jalan bagi sang pembalap menuju kebangkitannya bersama Ducati.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, gresini racing, nadia padovani
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bos-gresini-ungkap-kekhawatiran-saat-rekrut-marc-marquez

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini