Berita MotoGP: Manajemen Tim Yamaha Mengaku Kesulitan untuk Menggabungkan Dua Pembalap Top Sekaliber Lorenzo dan Rossi

drivespark.com
Ligaolahraga - "Kami sudah sejak lama bekerjasama dengan Lorenzo dan Rossi, jadi kami sudah sangat tahu dan berpengalaman. Dan memang tidaklah mudah untuk memiliki dua matahari di tim yang sama, meskipun kami memperlakukan mereka sama dan hingga akhir musim ini pun kami akan terus menerapkan hal demikian di tim kami."
Managing Director Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis menyebutkan tiga alasan yang mendasari keputusan Jorge Lorenzo untuk beralih ke tim Ducati.
Jarvis mengaku bahwa ia sangat kecewa dengan keputusan yang diambil oleh pembalap asal Spanyol tersebut dan mengatakan, “Ini seperti bila kita pergi ke diskotik dan kita meminta seorang gadis untuk menemani kita berdansa dan gadis itu malah meminta seseorang yang ada disamping kita untuk berdansa dengannya.”
“Kami tentu saja menginginkan dia untuk tetap bersama kami dan semoga saja kami bisa mengakhiri musim ini seperti yang sudah-sudah dalam rentang delapan tahun masa kerja kami bersamanya, “Jarvis menambahkan.
Jarvis selanjutnya mengatakan bahwa musim ini adalah musim kesembilan Lorenzo membela tim Yamaha dimana sejauh ini Lorenzo memperlihatkan prestasi bagus. Jarvis menyebut bahwa ia tahu sekali dan sangat terlibat saat pertama Lorenzo bergabung ke tim Yamaha sehingga keputusan Lorenzo untuk meninggalkan timnya membuat dia merasa sedih.
“Kami telah mencoba menahannya dengan mengajukan penawaran terbaik kami dan Lorenzo sepertinya memang sedang mencari tantangan baru dan saya kira terdapat 3 faktor penyebab yang melatarbelakangi keputusannya untuk meninggalkan kami, “imbuh Jarvis.
Jarvis kemudian menjelaskan alasan mengapa Lorenzo yang kini berusia 28 tahun itu memilih pergi setelah 8 tahun berada di timnya,”Saya kira dia mendapatkan penawaran yang jauh lebih baik sebagai faktor utama pendukung keputusannya. Saya juga melihat Ducati kini mengalami peningkatan kualitasnya dan yang ketiga saya kira adalah dia menginginkan posisi nomor satu bila berada di tim lain.”
Jarvis mengatakan bahwa tidaklah mudah untuk menggabungkan dua orang pembalap sekaliber Lorenzo dan Valentino Rossi di tim yang sama, dimana keduanya mendapatkan perlakuan yang sama di timnya.
Jarvis mengatakan ketidaktahuannya apakah perlakuan untuk dinomorsatukan menjadi hal yang penting namun timnya tidak bisa menerapkan hal seperti itu karena Yamaha memiliki sepasang pembalap yang masing-masingnya pernah menjadi juara dunia.
Artikel Tag: jorge lorenzo, valentino rossi, motogp, movistar yamaha, lin jarvis, motogp jerez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/berita-motogp-manajemen-tim-yamaha-mengaku-kesulitan-untuk-menggabungkan-dua-pembalap-top-sekaliber-lorenzo-dan-rossi

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini