Berita MotoGP: Hengkangnya Eugene Laverty dari MotoGP Bikin Tim Aspar Ducati Sedih

Penulis: amila
Senin 03 Okt 2016, 17:13 WIB
Berita MotoGP: Hengkangnya Eugene Laverty dari MotoGP Bikin Tim Aspar Ducati Sedih

Eugene Laverty

Ligaolahraga – Berita MotoGP: Keputusan Eugene Laverty untuk hengkang dari ajang balap MotoGP dan meneruskan kariernya di ajang World Superbike ternyata menyisakan kesedihan bagi tim yang ditempatinya saat ini. Direktur balap tim Bos Pull & Bear Aspar Ducati, Gino Borsoi, pun turut menyayangkan keputusannya.

Rencana kepergian Eugene Laverty dari ajang balap MotoGP di musim depan ternyata menyisakan kesedihan bagi tim Pull & Bear Aspar Ducati. Setelah dua musim mengaspal di MotoGP bersama tim Aspar, pebalap asal Irlandia tersebut akhirnya memutuskan untuk kembali ke ajang World Superbike, dimana rencananya Laverty akan membintangi proyek baru tim Aprilia.

"Sejujurnya, kami tak terlalu senang kehilangan seorang pebalap handal," ujar direktur balap, Gino Borsoi seperti yang dikutip dari Crash.net. "Selama ini kami sudah melalui musim yang luar biasa tiap kali kami sukses menorehkan poin, kecuali satu putaran yang memang bukan kesalahannya.

"Pebalap seperti dia yang memang sungguh dibutuhkan di garasi kami, namun sayangnya kami harus berpisah musim depan."

Laverty saat ini menempati urutan kesebelas di klasemen MotoGP, satu tempat di belakang GP14.2 Hector Barbera dan di depan rider Pramac GP15, Scott Redding dan Danilo Petrucci. Selama musim rookie-nya, pebalap 30 tahun itu telah berhasil mengumpulkan poin delapan kali saat berada di Open Class Honda dan sebanyak lima kali saat menjadi rekan setim Yonny Hernandez.

Adapun alasan di balik kepergian Eugene Laverty sangatlah sederhana. Tim Aspar hanya mendapat jatah Desmosedicis berspek-2016 satu unit saja, yaitu untuk sang pebalap baru Alvaro Bautista. Itu berarti, pebalap satunya hanya bisa menunggangi GP15 yang lama.

Skenario yang sama juga terjadi pada Avintia, hanya saja Laverty tak bisa menerima keputusan tersebut dan menilai tak adil soal perbandingan performanya dengan rekan setimnya.

"Sayangnya, kami hanya punya satu GP15 dan satunya GP16. Tak mungkin kami mendapatkan GP16 satu lagi untuk Laverty," jelas Borsoi. "Kami sudah mencoba bicara pada Ducati, tentunya, sebab kami ingin tetap bersamanya terlebih karena potensinya. Tapi sayangnya, versi motor ’16 hanya ada satu, dan dia pun lalu memutuskan untuk hengkang."

Artikel Tag: Eugene Laverty, wsbk, Pull & Bear Aspar Ducati, Gino Borsoi, MotoGP 2016, Danilo Petrucci

2641  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini