Rory McIlroy Bela Status Turnamen Tradisional PGA Tour

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 20 Jun 2026, 15:46 WIB - 94 views
Rory McIlroy khawatir rencana terbaru PGA Tour menerapkan format dua jalur justru akan mengurangi prestise sejumlah turnamen tradisional. (Foto: Golf Digest)

Rory McIlroy khawatir rencana terbaru PGA Tour menerapkan format dua jalur justru akan mengurangi prestise sejumlah turnamen tradisional. (Foto: Golf Digest)

Ligaolahraga.com -

Rory McIlroy menilai struktur lama PGA Tour sebenarnya sudah berjalan dengan baik sebelum munculnya LIV Golf yang memicu perubahan besar dalam sistem kompetisi.

Pegolf asal Irlandia Utara itu mengaku khawatir rencana terbaru PGA Tour menerapkan format dua jalur justru akan mengurangi prestise sejumlah turnamen tradisional.

PGA Tour berencana menerapkan sistem "two-track" mulai musim 2028.

Dalam format tersebut, sejumlah turnamen akan masuk kategori Track 1 atau level utama, sedangkan sisanya ditempatkan di Track 2 dengan status yang lebih rendah.

Kebijakan itu merupakan kelanjutan dari reformasi yang dimulai sejak hadirnya turnamen signature event berhadiah besar sebagai respons atas persaingan dengan LIV Golf.

Komisioner baru PGA Tour, Brian Rolapp, dijadwalkan memaparkan rincian rencana tersebut kepada para pemain dan media pada pekan depan saat Travelers Championship.

Menjelang US Open di Shinnecock Hills Golf Club, McIlroy mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak sistem baru tersebut, terutama bagi turnamen nasional yang memiliki sejarah panjang.

"Saya melihat Canadian Open berpotensi masuk Track 2. Menurut saya, Track 2 pada dasarnya seperti ajang Korn Ferry Tour yang lebih besar. Saya tidak berpikir Canadian Open pantas berada di kategori itu," kata Rory McIlroy.

Menurut juara Canadian Open dua kali tersebut, sejumlah turnamen bersejarah dapat kehilangan gengsi apabila sponsor tidak mampu memenuhi peningkatan nilai investasi yang dibutuhkan untuk masuk kategori utama.

"Ada turnamen yang mungkin kehilangan statusnya jika sponsornya tidak mampu menyediakan dana hingga 30 juta dolar AS. Itu bagian yang sulit," ujarnya.

Hingga kini, PGA Tour belum memastikan apakah pemain yang berstatus Track 1 tetap diperbolehkan tampil di turnamen Track 2.

Ketidakjelasan itu memunculkan pertanyaan apakah pegolf papan atas seperti Scottie Scheffler atau Jordan Spieth masih dapat mengikuti turnamen yang digelar di daerah asal mereka jika kompetisinya turun kasta.

Rory McIlroy sendiri mengaku tidak mengetahui detail pembahasan tersebut karena sudah tidak lagi menjadi direktur pemain di Dewan Kebijakan PGA Tour sejak 2023.

Ia juga tidak terlibat dalam komite Future Competition yang membantu menyusun format kompetisi baru.

"Saya tidak berada di ruang pembahasan itu. Saya hanya menjalani jadwal saya sendiri, dan jumlah turnamen yang saya ikuti juga semakin berkurang setiap tahunnya," kata McIlroy.

Ia menilai perubahan besar yang dilakukan PGA Tour merupakan dampak langsung dari kehadiran LIV Golf yang memaksa tur meningkatkan hadiah dan mengubah struktur kompetisi demi mempertahankan para pemain terbaik.

Namun, dengan ancaman LIV yang kini dinilai mulai mereda, McIlroy berpendapat sistem lama justru terbukti cukup efektif.

"Sekarang kami mulai menyadari bahwa sebelum LIV hadir, struktur PGA Tour sebenarnya sudah sangat baik. Saat itu semuanya berjalan dengan baik. LIV menciptakan semacam ekonomi baru yang memaksa kami menaikkan hadiah dan mengubah format. Itu memang diperlukan saat itu, tetapi sekarang saya merasa cara lama PGA Tour sebenarnya tidak buruk," tuturnya.

Selain membahas jadwal kompetisi, Rory McIlroy juga mengaku senang kembali bermain di kawasan New York.

Berbeda dengan pengalaman kurang menyenangkan saat Ryder Cup di Bethpage Black tahun lalu, ia menyebut atmosfer yang diciptakan penonton selama sesi latihan US Open kali ini sangat positif dan memberikan semangat tambahan menjelang turnamen.

Artikel Tag: rory mcilroy, pga tour, liv golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/rory-mcilroy-bela-status-turnamen-tradisional-pga-tour
94
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini