LIV Golf Terancam Dibubarkan Setelah BC Partners Tarik Investasi

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 05 Nov 2026, 20:04 WIB - 86 views
BC Partners sebelumnya direncanakan mengambil alih posisi Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sebagai penyandang dana utama LIV Golf.

BC Partners sebelumnya direncanakan mengambil alih posisi Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sebagai penyandang dana utama LIV Golf.

Ligaolahraga.com -

LIV Golf menghadapi ancaman penghentian operasional setelah perusahaan investasi internasional BC Partners memutuskan mundur dari kesepakatan pendanaan senilai 300 juta dolar AS untuk mendukung kelanjutan liga tersebut.

Tanpa investor pengganti dalam waktu dekat, kompetisi golf yang didukung Arab Saudi itu berpotensi memasuki proses likuidasi aset, menurut sejumlah sumber kepada ESPN, Rabu (4/11).

BC Partners sebelumnya direncanakan mengambil alih posisi Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi sebagai penyandang dana utama LIV Golf.

Namun, perusahaan investasi yang berbasis di London tersebut akhirnya membatalkan rencana setelah jumlah pegolf papan atas yang berkomitmen tampil pada musim 2027 dinilai belum mencukupi.

Menurut salah satu sumber, LIV Golf sebenarnya telah memperoleh komitmen dari sekitar 30 pemain, sementara 10 lainnya masih mempertimbangkan untuk bergabung.

Namun, negosiasi yang berlangsung terlalu lama membuat BC Partners menghentikan keterlibatannya.

Hingga kini, hanya segelintir pegolf yang secara terbuka menyatakan kesediaan tampil di LIV 2.0.

Tidak satu pun dari nama-nama tersebut merupakan bintang utama liga. Sebaliknya, Jon Rahm, Sergio Garcia, Tyrrell Hatton, dan Ian Poulter telah menyatakan tidak akan kembali dan memilih berkompetisi di DP World Tour musim depan.

Juru bicara LIV Golf belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar ESPN.

Sementara itu, sidang yang dipimpin Hakim Pengadilan Kepailitan Amerika Serikat Michael B. Kaplan dijadwalkan berlangsung Kamis (5/11) untuk membahas perkembangan restrukturisasi liga.

Pada April lalu, PIF mengumumkan tidak akan lagi mendanai LIV Golf setelah musim 2026.

Sejak 2022, lembaga tersebut telah menginvestasikan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk membangun liga yang menarik sejumlah bintang, seperti Rahm, Bryson DeChambeau, dan Dustin Johnson, dari PGA Tour melalui kontrak bergaransi lebih dari 100 juta dolar AS serta hadiah turnamen mencapai 30 juta dolar AS.

CEO LIV Golf Scott O'Neill sebelumnya menyatakan optimistis liga tersebut mampu mengumpulkan cukup banyak pemain untuk melanjutkan operasional.

Namun, LIV Golf kemudian mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 secara sukarela pada 8 September.

Dokumen pengadilan mencatat aset perusahaan berkisar 100 juta hingga 500 juta dolar AS, sedangkan kewajibannya mencapai 500 juta hingga satu miliar dolar AS.

Pengadilan sebelumnya mengizinkan LIV Golf menjalankan rencana restrukturisasi bersama BC Partners.

Namun, kebijakan DP World Tour yang menolak memberikan keanggotaan atau status bersyarat kepada pemain yang bergabung dengan LIV 2.0 semakin memperumit situasi.

CEO DP World Tour Guy Kinnings menegaskan para pegolf harus menentukan pilihan dan mematuhi peraturan tur.

Keputusan tersebut dinilai salah satu sumber sebagai pukulan besar terhadap peluang LIV mempertahankan pemain, terutama karena LIV 2.0 direncanakan hanya menggelar 10 turnamen.

Para pegolf memiliki tenggat hingga 16 November untuk mengajukan keanggotaan DP World Tour. Financial Times sebelumnya melaporkan bahwa LIV Golf mulai mengarah pada penghentian operasionalnya.

Artikel Tag: liv golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-terancam-dibubarkan-setelah-bc-partners-tarik-investasi
86
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini