Gagal Masuk Tim AS Presidents Cup, Ryan Gerard Pilih Tampil di Eropa

Ryan Gerard
Berita Golf - Ryan Gerard sebenarnya memiliki alasan untuk percaya diri menjelang pengumuman tim Amerika Serikat untuk Presidents Cup 2026. Performa pegolf berusia 26 tahun tersebut meningkat tajam pada paruh kedua musim, termasuk mencatat lima finis 25 besar dan tiga finis 10 besar dalam enam turnamen terakhirnya.
Namun, penampilan tersebut belum cukup untuk membawanya masuk ke tim Amerika Serikat.
Gerard finis di posisi ke-16 dalam daftar poin Presidents Cup. Kapten Brandt Snedeker kemudian memilih enam pemain tambahan, termasuk Patrick Cantlay, Justin Thomas, Jacob Bridgeman, dan Jackson Koivun.
Hasil tersebut membuat Gerard harus mengubah rencana yang sebelumnya sudah disiapkannya. Setelah menyelesaikan Tour Championship di East Lake dengan finis di posisi ketiga, ia langsung menuju Eropa untuk melanjutkan musim.
“Saya akan naik penerbangan malam dalam beberapa jam lagi untuk bermain di DP World Tour pekan depan. Kami masih harus bekerja keras. Musim saya belum berakhir,” kata Gerard.
Sebelum keputusan Snedeker diumumkan, Gerard sebenarnya sudah mempersiapkan dua skenario. Jika mendapat tempat di Presidents Cup, ia ingin menggunakan turnamen di Eropa sebagai persiapan tambahan. Jika tidak terpilih, ia berencana tetap berada di Eropa dan bermain di Wentworth serta French Open.
Rencana kedua akhirnya menjadi kenyataan.
Gerard sempat tampil di Omega European Masters setelah melakukan perjalanan ke Eropa. Namun, ia hanya mampu finis di posisi T30 dan saat itu sudah menjalani enam pekan pertandingan secara beruntun.
Setelah itu, Gerard mengambil waktu istirahat selama sepekan untuk memulihkan kondisi. Hasilnya langsung terlihat ketika ia kembali tampil di BMW PGA Championship di Wentworth.
Pada ronde pertama, Ryan Gerard mencatat lima under 67 dan hanya tertinggal satu pukulan dari posisi teratas. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa waktu istirahat membantunya kembali menemukan energi setelah jadwal pertandingan yang padat.
“Banyak tidur. Rasanya menyenangkan bisa kembali segar pekan ini. Saya senang bisa terus bermain, tetapi waktu istirahat itu memang sangat membantu,” ujar Gerard.
BMW PGA Championship juga memiliki arti penting bagi Gerard. Turnamen tersebut merupakan salah satu ajang terbesar DP World Tour dan penampilannya membantu memenuhi jumlah start yang dibutuhkan Gerard untuk mempertahankan status keanggotaannya pada musim berikutnya.
Gerard memang dikenal sebagai pegolf yang senang berkompetisi di berbagai negara. Karena itu, kegagalannya masuk tim Presidents Cup tidak membuatnya menghentikan musim lebih awal.
Menariknya, Gerard bukan satu satunya pemain Amerika Serikat yang gagal masuk tim Presidents Cup tetapi tampil di Wentworth. Patrick Reed, J.J. Spaun, dan Alex Smalley juga berada di turnamen tersebut setelah tidak mendapatkan tempat dalam skuad Amerika Serikat.
Bagi Gerard, fokusnya kini sederhana. Ia ingin memanfaatkan kesempatan bermain di Eropa untuk terus menjaga performa dan mengakhiri musim dengan hasil positif.
Jika mampu mempertahankan performanya di Wentworth, Ryan Gerard setidaknya dapat menunjukkan bahwa keputusan tidak memasukkannya ke tim Amerika Serikat bukan akhir dari perjalanannya pada 2026.
Artikel Tag: bmw pga championship, presidents cup
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/gagal-masuk-tim-as-presidents-cup-ryan-gerard-pilih-tampil-di-eropa
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini