Brian Rolapp Tegaskan Tak Ada Jalur Khusus untuk Eks Pemain LIV Golf

CEO PGA Tour, Brian Rolapp
Berita Golf - CEO PGA Tour, Brian Rolapp, kembali menegaskan sikapnya mengenai kemungkinan mantan pemain LIV Golf kembali ke kompetisi yang pernah mereka tinggalkan.
Pada Januari 2026, PGA Tour memberikan kesempatan khusus kepada Brooks Koepka untuk kembali melalui program Returning Member Program. Namun, sejak awal Rolapp menegaskan bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku satu kali dan tidak menjadi preseden bagi pemain lain.
Dari empat nama yang mendapat kesempatan tersebut, yaitu Koepka, Jon Rahm, Bryson DeChambeau dan Cameron Smith, hanya Koepka yang memilih kembali ke PGA Tour.
Kini, situasi LIV Golf telah berubah secara signifikan. Pendanaan dari Public Investment Fund Arab Saudi akan berakhir setelah musim 2026, sementara masa depan kompetisi tersebut masih menjadi pertanyaan. Beberapa pemain juga dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan LIV Golf.
Dalam konferensi pers menjelang Tour Championship, Rolapp kembali ditanya apakah program khusus seperti yang digunakan Koepka berpotensi dibuka lagi.
“Tidak. Saat ini tidak ada rencana untuk menjalankan kembali Returning Member Program seperti yang kita lihat pada awal tahun ini,” ujar Rolapp.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PGA Tour belum berniat memberikan jalur khusus kepada pemain LIV Golf yang ingin kembali. Namun, bukan berarti seluruh pintu tertutup.
Rolapp menjelaskan bahwa siapa pun yang ingin bermain di PGA Tour harus memenuhi prinsip yang sama, termasuk pemain yang sebelumnya meninggalkan kompetisi tersebut.
“PGA Tour dibangun berdasarkan meritokrasi. Setiap pemain, baik yang sudah berada di sini maupun yang ingin masuk, harus mendapatkan tempat berdasarkan performa dan keberhasilannya,” kata Rolapp.
Ia juga menekankan pentingnya aturan dan konsekuensi bagi pemain yang pernah meninggalkan PGA Tour.
“PGA Tour adalah organisasi berbasis keanggotaan dan memiliki aturan. Aturan itu ada untuk menjaga persaingan yang adil. Aturan hanya berarti jika benar benar ditegakkan, sehingga akuntabilitas dan disiplin menjadi hal penting bagi integritas Tour,” lanjutnya.
Meski demikian, Rolapp mengakui masa depan LIV Golf masih belum jelas. Jika ada pemain yang ingin kembali ke PGA Tour, mereka harus terlebih dahulu memastikan tidak lagi terikat kewajiban kontraktual dengan LIV Golf.
“Siapa pun yang ingin bergabung dengan PGA Tour harus menunjukkan bahwa mereka sudah terbebas dari kewajiban kontraktual atau sisa kewajiban dari model lama tersebut. Brooks sudah melakukannya,” ujar Rolapp.
Dengan demikian, peluang bagi nama besar seperti Jon Rahm atau Bryson DeChambeau untuk kembali masih terbuka secara prinsip, tetapi mereka tidak akan mendapatkan perlakuan khusus seperti Koepka. Mereka harus memenuhi persyaratan PGA Tour dan menerima konsekuensi atas keputusan sebelumnya bergabung dengan LIV Golf.
Bagi Brian Rolapp, masa depan PGA Tour tetap menjadi prioritas. Jika mantan pemain LIV Golf ingin menjadi bagian dari kompetisi tersebut lagi, pintu pembicaraan masih tersedia, tetapi jalan kembali tidak akan semudah yang ditempuh Koepka.
Artikel Tag: bryson dechambeau, pga tour, brooks koepka, jon rahm, liv golf
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/brian-rolapp-tegaskan-tak-ada-jalur-khusus-untuk-eks-pemain-liv-golf
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini