Mercedes Harus Bekerja Lebih Keras Bila Ingin Kalahkan Red Bull

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 10 Apr 2021, 23:55 WIB
Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, Mercedes

Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas

Berita F1: Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas menegaskan bahwa Mercedes akan bekerja lebih keras sehingga dapat tampil sempurna untuk bersaing dengan Red Bull.

Perubahan regulasi aerodinamika membuat Mercedes menjadi salah satu tim yang mengalami kendala pada sisi belakang mobil mereka. Di sisi lain, Red Bull Racing yang terlihat tak bermasalah dengan perubahan aturan tersebut karena tetap tampil cepat. Max Verstappen sukses menyaingi tim Silver Arrow di latihan bebas dan kualifikasi, hingga meraih pole position pada Grand Prix (GP) Bahrain.

Meski begitu, pria asal Belanda itu kalah di balapan dari Lewis Hamilton karena Mercedes menerapkan strateginya dengan sangat baik. Namun, race tersebut juga menjadi peringatan bagi pabrikan Jerman tersebut bahwa terdapat tantangan besar yang dapat diberikan Red Bull sepanjang musim 2021. Bahkan, Lewis Hamilton mengakui bahwa timnya beruntung bisa memenangi F1 GP Bahrain karena Verstappen melebar di Tikungan 4 saat mendahuluinya. Itu membuat pebalap andalan Red Bull tersebut harus mengembalikan posisi pertama kepada Hamilton.

“Saya sangat yakin kami harus bisa lebih baik. Kami harus lebih cerdas, dan bagaimana kami menjalani akhir pekan dengan kenyataan bahwa kami tak punya mobil tercepat,” kata Hamilton seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

“Akan tetapi, itu semua baik-baik saja bagi saya. Saya tak keberatan untuk lebih bekerja keras demi membuat perbedaan,” tambahnya.

Tim yang dipimpin oleh Toto Wolff tersebut sudah mendominasi F1 sejak era V6 turbo hibrida diperkenalkan pada musim 2014 lalu. Salah satu tim yang pernah menjadi pesaing berat mereka adalah Ferrari pada musim 2017 dan 2018. Namun sayangnya, pabrikan asal Italia itu gagal mengalahkan Mercedes karena tak mempunyai kinerja konsisten yang membuat mereka terpaksa menyerah di akhir musim.

Dalam dua tahun terakhir, tim tersebut juga menempatkan Hamilton dan Valtteri Bottas di posisi pertama dan kedua pada klasemen akhir konstruktor. Meski begitu, perubahan regulasi pada bagian belakang mobil membuat tim dengan rake rendah menjadi yang paling terdampak.

Valtteri Bottas yang finis di posisi ketiga saat GP Bahrain mengakui dirinya kesulitan untuk mengendalikan W12 karena bagian belakang yang tak stabil. Pebalap asal Finlandia itu juga meminta Mercedes supaya mengembalikan kecepatan mobil seperti sebelumnya.

“Red Bull nampak sangat cepat, dan saya melihat bakal terdapat persaingan ketat lainnya antara Max dan Lewis,” ujar Bottas.

“Kami tak punya mobil tercepat saat ini, kami harus tampil sempurna di setiap area. Namun tentu saja, kami ingin mobil yang melaju cepat. Sehingga kami harus terus bekerja keras,” tutupnya.

Artikel Tag: Mercedes Team, F1 2021, Red Bull Team, Lewis Hamilton, Valtteri Bottas

671  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini