Gunther Steiner Ungkap Alasannya Depak Nikita Mazepin di Awal Musim

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 14 Agu 2022, 22:47 WIB
Gunther Steiner pecat Nikita Mazepin demi kebaikan bersama.

Gunther Steiner pecat Mazepin karena permintaan tim. (Gambar: Eurosport)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : Prinsipal Haas yaitu Gunther Steiner menjelaskan alasannya dalam memecat Nikita Mazepin di awal musim F1 2022. Ia mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hasil diskusi bersama dan diambil untuk kepentingan tim.

Sebagaimana diketahui, perseteruan antara Rusia dan Ukraina beberapa bulan lalu membuat Nikita Mazepin kehilangan pekerjaannya. Mazepin yang berasal dari Rusia terpaksa didepak secara sepihak karena buntut dari perseteruan itu. Pemecatan secara sepihak ini jelas merugikan Haas. Selain harus mencari pengganti Mazepin secara mendadak, mereka juga kehilangan sponsor utama tim yakni Uralkali. Uralkali adalah perusahaan yang dimiliki oleh ayah Mazepin, Dmitry.

Usut punya usut, Gunther Steiner mengambil keputusan dalam memecat Mazepin bukan sembarangan. Ia telah mendiskusikan itu kepada seluruh anggota tim. Sebagian besar dari mereka tidak suka jika memang Mazepin harus dipertahankan. Demi menjaga harmonisme tim, akhirnya Mazepin diputus kontrak secara paksa.

"Itu adalah masalah bagaimana melakukannya tanpa melukai siapa pun, menyebabkan kerusakan sekecil mungkin. Banyak orang yang tidak senang kalau kami lanjut dengan Mazepin dan melakukan apa yang sudah kami lakukan sebelumnya. Jadi itu bukan keputusan mudah, tapi itu sesuatu yang jelas tentang apa yang harus kami lakukan karena banyak orang yang terlibat tidak melakukan kesalahan apa pun. Ini adalah untuk tim," ucap Steiner.

Steiner sendiri berusaha move on dari Mazepin dan mengikuti langkah yang ada saat ini. Ia merasa sudah mengambil keputusan yang benar demi kebaikan bersama.

Artikel Tag: Gunther Steiner, Nikita Mazepin, f1

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/gunther-steiner-ungkap-alasannya-depak-nikita-mazepin-di-awal-musim
629  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini