FIA Pertegas Perturan Manuver Bertahan Formula 1

Penulis: Ardi
Jumat 12 Okt 2018, 23:30 WIB
FIA Pertegas Perturan Manuver Bertahan Formula 1

Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton, GP Rusia.

Berita F1: FIA selaku Badan induk motorsport akhirnya menerbitkan peraturan baru yang melarang pebalap Formula 1 melakukan dua manuver bertahan ke arah yang sama.

Sebelumnya Sebastian Vettel sempat melakukan manuver blok terhadap Lewis Hamilton pada balapan GP Rusia. Hal tersebut menjadi topik pembahasan yang cukup alot selama briefing pebalap di Suzuka pekan lalu.

Hamilton meminta kejelasan soal pebalap yang bergerak dua kali ke arah yang sama. Ia menganggap manuver Vettel di Sochi tidak sepatutnya dilakukan.

Berdasarkan regulasi, pebalap yang melakukan perubahan arah lebih dari satu kali saat bertahan akan dilakukan investigasi oleh para steward karena melanggar aturan.

Pebalap Mercedes itu menilai Vettel bergerak dua kali. Pertama saat berusaha menutup lajurnya, kedua ketika ia diimpit ke luar.

Meskipun awalnya direktur balap F1, Charlie Whiting, menilai manuver Vettel tidak bisa dianggap sebagai dua gerakan kerena bergerak ke arah yang sama. Akan tetapi, sekarang Whiting menjelaskan kepada para pebalap bahwa ke depannya manuver yang serupa tidak boleh dilakukan jika ada jeda waktu di antara dua gerakan tersebut.

"Aturan soal dua gerakan biasanya diartikan sebagai gerakan ke satu arah dan kemudian ke arah berlawanan," tutur Whiting mengenai hasil diskusi briefing pebalap di GP Jepang.

"Saya rasa orang-orang pada umumnya juga mengartikannya seperti itu. Tapi saya harus mengatakan ketika saya melihat insiden itu untuk yang kali pertama, saya juga berpikiran sama, bahwa dia [Vettel] bergerak dua kali saat dilihat dari kamera onboard Lewis.

"Tetapi jika dilihat dari kamera trek dan tampak depan, gerakannya tidak sejelas itu. Jadi terlihat seperti ada satu gerakan namun dengan sedikit keraguan.

"Manuvernya tidak terlihat seperti ada dua gerakan yang berbeda, itulah mengapa steward tidak menjatuhinya penalti."

Whiting juga menambahkan jika ada pebalap yang melakukan gerakan kedua ke arah yang sama, dan ada jeda di antaranya, maka itu akan dianggap sebagai pelanggaran.

"Yang saya jelaskan kepada mereka adalah jika pebalap melakukan dua gerakan ke arah yang sama, maka itu akan dianggap sama seperti satu gerakan ke arah berlawanan."

"Jadi jika Seb [Vettel] bergerak satu kali, melihat ke belakang, dan kemudian bergerak lagi, maka itu sudah jelas sama buruknya seperti bergerak ke arah berlawanan," pungkasnya.

Artikel Tag: GP Jepang, sirkuit suzuka, F1 2018, Mercedes, Lewis Hamilton, Sebastian Vettel, Ferrari

1074