Bertemu dengan Insinyur Balap F1 2026

Bertemu dengan Insinyur Balap F1 2026 - sumber: (racingnews365)
Berita F1: Posisi race engineer dalam tim Formula 1 memiliki peran yang krusial, menjadi mata dan telinga pembalap saat berada di trek. Tugas utama mereka adalah memberikan informasi jelas mengenai lalu lintas dan strategi balapan, serta mencari solusi set-up untuk meningkatkan performa. Pada tahun 2026, akan ada 24 race engineer di antara 11 tim, meskipun hingga saat ini hanya 23 yang telah dikonfirmasi.
McLaren
Di McLaren, Lando Norris akan kembali bekerja sama dengan Will Joseph, satu-satunya engineer yang menemani sejak debutnya pada 2019. Joseph memiliki pengalaman sebelumnya sebagai performance engineer untuk Lewis Hamilton pada 2012 dan sebagai race engineer Fernando Alonso pada 2018, sebelum bergabung dengan Norris. Oscar Piastri akan melanjutkan kerjasama dengan Tom Stallard, yang juga seorang peraih medali perak Olimpiade dalam olahraga dayung pada Olimpiade Beijing 2008.
Mercedes
George Russell akan melanjutkan kerjasama dengan Marcus Dudley di Mercedes untuk musim keempat berturut-turut, setelah pertama kali bergabung pada 2023. Di sisi lain garasi, Kimi Antonelli akan kembali didampingi oleh Peter Bonnington, yang dikenal dengan panggilan ‘Bono’. Bonnington memiliki pengalaman bekerja dengan dua juara dunia tujuh kali dalam sejarah F1.
Red Bull
Pasangan lama Max Verstappen dan Gianpiero Lambiase tetap tidak berubah di Red Bull, setelah bekerja sama sejak Verstappen dipromosikan ke Red Bull pada 2016. Rekan setim baru Verstappen, Isack Hadjar, akan ditemani oleh Richard Wood, yang sebelumnya bertugas sebagai performance engineer untuk Sergio Perez.
Ferrari
Dari 22 pembalap di grid, hanya Lewis Hamilton yang belum memiliki race engineer yang dikonfirmasi untuk musim baru. Engineer sebelumnya, Riccardo Adami, digantikan sebelum musim 2026. Selama pengujian pra-musim, Hamilton bekerja dengan Carlo Santi. Rekan setimnya, Charles Leclerc, akan bekerja sama dengan Bryan Bozzi.
Williams
Alex Albon kembali dipasangkan dengan James Urwin di Williams. Urwin memiliki hampir satu dekade pengalaman sebagai race engineer. Sementara itu, rekan setimnya, Carlos Sainz, dan Gaetan Jago akan melanjutkan kerjasama mereka untuk musim kedua di 2026.
Racing Bulls
Liam Lawson akan mendapatkan race engineer baru di Racing Bulls pada 2026, yaitu Alexandre Iliopoulous, menggantikan Ernesto Diesdiero. Rookie F1 Arvid Lindblad akan dipasangkan dengan Pierre Hamelin.
Aston Martin
Aston Martin menerapkan pendekatan berbeda dalam race engineering mereka untuk 2026. Baik Fernando Alonso maupun Lance Stroll akan memiliki race engineer senior baru yang bekerja sama dengan engineer normal mereka. Chris Cronin akan bekerja dengan Andrew Vizard untuk Alonso, sementara Gary Gannon dan Stephen Glass akan menangani Stroll.
Haas
Tidak ada perubahan di Haas dalam pasangan pembalap-engineer, dengan Esteban Ocon dan Oliver Bearman melanjutkan dengan engineer mereka masing-masing untuk 2026. Untuk Ocon, ini adalah Laura Mueller, yang menjadi race engineer wanita pertama dalam sejarah F1 pada 2025.
Audi
Di tim baru Audi F1, Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto akan melanjutkan dengan para engineer mereka dari musim terakhir Sauber. Hulkenberg akan bekerja dengan Steven Petrik, sementara Bortoleto melanjutkan kerjasama dengan Jose Manuel Lopez.
Alpine
Di Alpine, Pierre Gasly kembali dipasangkan dengan Josh Peckett, yang sebelumnya mengantar Esteban Ocon meraih kemenangan F1 pertamanya pada GP Hungaria 2021. Franco Colapinto akan melanjutkan dengan Stuart Barlow sebagai pendampingnya.
Cadillac
Seperti halnya dengan barisan pembalapnya, Cadillac memilih pasangan race engineer berpengalaman untuk musim pertamanya. Valtteri Bottas akan dipasangkan dengan mantan engineer Pierre Gasly, John Howard, sementara Sergio Perez akan bekerja dengan Carlo Pasetti.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/bertemu-dengan-insinyur-balap-f1-2026


















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini