Bangkit dari Keterpurukan, F1 2019 Dinilai Jadi Musim Terbaik Vettel

Penulis: Abdi Ardiansyah
Senin 01 Jun 2020, 23:05 WIB
Bangkit dari Keterpurukan, F1 2019 Dinilai Jadi Musim Terbaik Vettel

Sebastian Vettel, Ferrari.

Berita F1: Mantan race engineer Ferrari, Rob Smedley, menilai bahwa musim kompetisi F1 2019 adalah musim terbaik dari Sebastian Vettel.

Musim ini Sebastian Vettel mengalami penurunan performa yang cukup signifikan. Ia hanya bisa memenangi satu balapan pada musim lalu yakni di GP Singapura.

Selain itu, ia juga kerap gagal bersaing di barisan depan, Vettel pun menempati peringkat kelima klasemen akhir F1 dengan 240 poin.

Raihan tersebut bahkan kalah dari rekan setimnya, Charles Leclerc yang mampu memenangi dua balapan dan menempati urutan keempat klasemen akhir pebalap F1 2019 dengan 264 poin. Padahal, ini merupakan musim perdana Leclerc di Ferrari.

Kendati Vettel tampil jauh dari harapan, namun menurut Rob Smedley Vettel masih menajdi juara sejati pada musim F1 2019. Penilaian ini tak lepas dari cara Vettel bangkit setelah sempat kesulitan memulai musim kompetisi.

Berbeda dari musim 2018, kala Vettel mampu memenangi dua seri pertama (Australia dan Bahrain), musim lalu pebalap asal Jerman itu hanya bisa finis di posisi keempat dan kelima pada seri balap yang sama.

Vettel baru bisa naik ke podium pada balapan F1 China dan Azerbaijan itu pun hanya finis di urutan ketiga. Kemudian, performa Vettel makin pasang surut.

Catatan terburuknya adalah finis di urutan ke-16 saat melakoni balapan di Inggris sebelum akhirnya kembali meraih podium pada balapan di Jerman dan Hungaria. Padahal di musim 2018 Vettel merupakan jawara GP Inggris.

Smedley pun menilai ini menjadi ujian terberat dalam perjalanan karier Vettel. Ia bahkan cemas Vettel akan memutuskan pensiun pada akhir musim ini setelah kontraknya di Ferrari tidak diperpanjang.

"Saya pikir akan seperti itu karena saya pikir F1 memiliki sosok pembalap yang sangat bagus di sana (Vettel), betul-betul pembalap yang luar biasa," ucap Smedley pada podcast F1 Nation, dilansir BolaSport.com dari Crash.

"Anda tahu, saya pikir tahun terbaik dia selama tampil pada Formula 1 -saya akan mendapat banyak kritik untuk ini- adalah tahun lalu, musim 2019," kata Smedley lagi.

Bukan hanya itu, sang juara dunia empat kali ini kerap dibanding-bandingkan dengan Leclerc yang dinilai akan memiliki masa depan yang lebih baik dibanding Vettel.

"Saya rasa ia menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya pada tahun itu, sementara semuanya seperti meminggirkan dia. Sebab, itu adalah hal termudah untuk dilakukan, bahwa Charles akan menjadi lebih baik dan lebih baik, dan hal itu bakal menghabisi Sebastian," tutur Smedley.

"Namun, ia kemudian menundukkan kepalanya dan itu adalah tanda dari seorang juara sejati. Ia kembali," pungkasnya.

Hingga saat ini, Vettel juga belum menentukan masa depannya usai terdepak dari tim Ferrari. Sementara posisinya sudah resmi diambil alih oleh Carlos Sainz Jr.

Artikel Tag: Sebastian Vettel, Ferrari, f1 2019

552  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini