Alasan Leclerc Tidak Ikut Aksi Berlutut di GP Austria

Penulis: Senja Hanan
Senin 06 Jul 2020, 22:30 WIB
Alasan Leclerc Tidak Ikut Aksi Berlutut di GP Austria

Pebalap Ferrari, Charles Leclerc. (Images: Getty)

Berita F1: Pebalap Ferrari, Charles Leclerc memberikan penjelasan terkait alasan tidak ikut dalam aksi berlutut jelang balapan Formula 1 (F1) Grand Prix Austria 2020.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ajang F1 GP Austria 2020 memang diwarnai dengan aksi berlutut yang dilakukan tepat sebelum balapan dimulai. Para pembalap melakukannya di garis start. Dari 20 pebalap, enam di antaranya memilih untuk tidak berlutut.

Keenam pebalap tersebut ialah Leclerc, Max Verstappen, Kimi Raikkonen, Carlos Sainz, Daniil Kvyat, dan Antonio Giovinazzi. Leclerc pun memberi penjelasan terkait aksinya yang memutuskan untuk tak berlutut di awal balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Minggu 5 Juli 2020 malam WIB itu.

Pebalap asal Monaco menjelaskan hal yang dilakukannya tak bermaksud untuk melakukan tindakan yang sensasional. Tetapi baginya, menunjukkan dukungan untuk melawan rasisme tak hanya bisa diperlihatkan dengan melakukan aksi berlutut tersebut.

Menurut Leclerc, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menunjukkan dukungan tersebut. Ia pun menegaskan bahwa tindakannya tersebut tentu tidak mengurangi dukungannya dalam melawan aksi rasisme.

"Semua, 20 pebalap, bergabung dengan tim mereka melawan rasisme, sambil merangkul prinsip-prinsip keanekaragaman, kesetaraan guna mendukung komitmen Formula 1 dan FIA,” ujar Leclerc, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (6/7/2020). “

Saya percaya yang penting adalah fakta dan perilaku dalam kehidupan kami sehari-hari daripada sikap formal yang bisa dianggap kontroversial di beberapa negara. Saya tidak akan berlutut, tetapi ini tidak berarti saya kurang berkomitmen daripada yang lain untuk memerangi rasisme,” lanjutnya.

Artikel Tag: f1 2020, Grand Prix Austria, Charles Leclerc

576  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini