Sentinels Juara Stage 2 NA usai Lumat Version1 3-0 di Grand Final

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Senin 03 Mei 2021, 22:00 WIB
Sentinels Juara Stage 2 NA usai Lumat Version1 3-0 di Grand Final

ShahZaM (Sentinels) via Sentinels

Berita Esports : Sentinels berhasil keluar sebagai juara VALORANT Champions Tour Stage 2 NA Challengers, setelah mengakhiri perlawanan Version1 (V1) dalam tiga game langsung di grand final, hari Senin (3/5), dengan skor akhir 3-0.

V1 memulai seri dengan baik sebenarnya saat di game pertama di Bind, ketika pemain mereka Jordan "Zellsis" Montemurro dengan Viper, dan Anthony "vanity" Malaspina memilih pick kejutan Yoru tampil apik di situs pertahanan. Sayangnya, mereka gagal menembus pertahanan ShahzaM dkk, sehingga juara Masters One itu memenangkan map pertama dengan 13-8.

Dilansir Dot Esports, pada peta kedua Haven peta pilihan Version1, performa Sentinels mampu mengubah jalannya pertandingan. Mereka mengejutkan sang lawan, melalui pertunjukan 21+ kill dari SicK, TenZ, dan dapr untuk memenangkan seri keduanya di grand final Stage 2 NA Challengers ini. Tertinggal 2-0, V1 wajib membuat comeback untuk juara.

Version1 pun mampu menyulitkan Sentinels di map ketiga, Icebox, dengan menahan skor sama kuat 6-6 pada babak pertama. Tetapi anak asuh Ian "immi" Harding tersebut masih terlalu tangguh buat V1, usai ShahZaM menggunakan Jett dan mencetak 31 kill untuk memastikan timnya menjadi juara Stage 2 NA Challengers.

Akan menghadapi VCT Masters di Reykjavík, Islandia, setelah gelaran Stage 2 NA ini, pelatih immi memastikan tidak akan membuat perubahan strategis yang signifikan untuk anak asuhnya.

"Mungkin beberapa perubahan di sana-sini, tapi tidak ada yang terlalu drastis," kata immi setelah pertandingan kontra V1, dilansir Dot Esports.

"Kami tidak khawatir tentang bagaimana taktik pemain Eropa, kami masih akan mengejar mereka. Tidak masalah, mereka tidak bagus," lanjutnya.

Sedangkan salah satu pemain Sentinels, ShahZaM mengaku tidak sabar bersaing dengan tim-tim internasional di VCT Masters, terutama duo Eropa, Fnatic dan Team Liquid.

"Eropa mungkin wilayah terkuat lainnya di luar Amerika Utara. Saya menonton banyak pertandingan mereka dan tertarik melihat bagaimana gaya bermainnya, karena mereka suka menjalankan heavy post-plan dan menggunakan Brimstone," ujar ShahZaM setelah grand final, dilansir Dot Esports.

VCT Masters merupakan turnamen internasional LAN VALORANT pertama, yang mempertandingkan 10 tim dari seluruh dunia, dan dua grand finalis Stage 2 NA Challengers itu akan menjadi wakil Amerika Utara di turnamen offline tersebut. Setiap tim yang menembus Masters juga telah memastikan mendapat poin VCT dalam jumlah besar, untuk membantu upaya lolos ke Champions pada akhir tahun.

Artikel Tag: Sentinels, Version1, VCT NA Challengers Finals

268  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini