Cetak Sejarah, 23savage Jadi Player Dota 2 Pertama yang Capai 12.000 MMR

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Rabu 03 Mar 2021, 14:45 WIB
Cetak Sejarah, 23savage Jadi Player Dota 2 Pertama yang Capai 12.000 MMR

23savage via ESTNN

Berita Esports : Pemain Dota 2 asal Thailand, Nuengnara "23savage" Teeramahanon mencapai tonggak MMR lainnya hari ini, Rabu (3/3) dengan sekali lagi memecahkan rekor MMR Dota 2.

Sebelumnya, pemain berusia 18 tahun itu telah mencetak 11.000 MMR, yang sekaligus membuatnya menjadi pemain kedua yang mencatat raihan tersebut setelah Abed. Abed adalah pemain bintang role midlaner dari tim Evil Geniuses, dan juga merupakan pemain pertama yang memecahkan 10.000 MMR dalam dua sistem peringkat berbeda.

Lalu hari ini, Rabu (3/3) 23savage kembali mencatat prestasi bersejarah dengan mencapai 12.000 MMR, usai menempuh 65 pertandingan dengan hasil 40 kemenangan dan 25 kali tumbang selama delapan hari terakhir, menurut Dota 2Pro Tracker. Pemain carry tersebut meraih kesuksesan dengan hero signature-nya seperti Morphling, serta memiliki tingkat kemenangan yang juga apik dengan Troll Warlord dan juga Arc Warden.

Namun terlepas dari keahliannya yang luar biasa di ranah matchmaking publik, sayangnya pemain asal Thailand itu masih belum menemukan tim baru di kancah profesional.

Dilansir Dot Esports, usai 10 bulan masa bakti pemain berkaca mata itu dengan raksasa Asia Tenggara Fnatic berakhir mengejutkan musim panas lalu, usai didepak meski membantu tim juara di Dota Summit 12, turnamen offline terakhir tahun 2020. Dia juga bahkan tidak bermain dalam satu pertandingan pun untuk tim berikutnya, Vici Gaming, sebelum dilepas oleh tim Tiongkok itu pada bulan Januari lalu.

Kini musim pertama Dota Pro Circuit (DPC) 2021 Regional League telah berakhir untuk sebagian besar wilayah, dan 23savage serta pemain free agent lainnya perlu menemukan jalan untuk tampil di DPC pada musim depan, atau beresiko kehilangan kesempatan mereka untuk bertanding di ajang The International 10 (TI10).

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Valve memilih untuk tidak mengadakan kualifikasi terbuka untuk main event Dota 2. Sebaliknya, setiap tim di musim kedua divisi atas dan bawah DPC yang belum lolos ke TI10, akan bermain di kuakifikasi regional untuk mengisi tempat tersisa. Hanya satu perwakilan dari setiap wilayah yang akan dipilih lewat kualifikasi regional tersebut. 23savage harus mendapatkan tim yang sudah dipastikan lolos jika ingin tampil di TI10.

Artikel Tag: 23savage, Dota 2, MMR Dota 2, The International 10, Esports

1771  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini