Vozinha Jadi Tembok Tanjung Verde saat Tahan Imbang Spanyol

Selasa 16 Jun 2026, 13:00 WIB - 114 views
Vozinha mencuri perhatian dunia setelah menggagalkan sejumlah peluang Spanyol ke gawang Tanjung Verde

Vozinha mencuri perhatian dunia setelah menggagalkan sejumlah peluang Spanyol ke gawang Tanjung Verde. (Foto: Maddie Meyer - FIFA/FIFA via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Piala Dunia: Vozinha menjadi nama yang paling banyak dibicarakan setelah Tanjung Verde menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Senin (15/6/2026) malam WIB. Sang kiper tampil luar biasa dengan mencatat tujuh penyelamatan dari tujuh tembakan tepat sasaran La Roja dan menjadi faktor utama di balik hasil bersejarah tersebut.

Pada usia 40 tahun, kiper bernama lengkap Josimar Dias itu tampil seperti pemain yang sedang berada di puncak kariernya. Bermain untuk Chaves di divisi kedua Portugal, Vozinha berhasil menggagalkan seluruh peluang yang diciptakan para pemain Spanyol. Penampilannya membantu Tanjung Verde meraih satu poin berharga dalam pertandingan Piala Dunia pertama sepanjang sejarah negara tersebut.

Selain melakukan tujuh penyelamatan, Vozinha juga menunjukkan perannya dalam pembangunan serangan tim. Ia mencatatkan 65 sentuhan bola dan menyelesaikan 10 umpan panjang sepanjang pertandingan. Statistik itu semakin mengesankan mengingat Tanjung Verde hanya menguasai 26 persen bola dan melepaskan enam tembakan, dengan satu di antaranya mengarah ke gawang.

"Kami bekerja sangat keras dan berhasil mewujudkan mimpi ini. Semua pemain berkontribusi dalam usaha ini. Kami sangat bahagia. Kami tahu ini tidak akan mudah karena Spanyol adalah salah satu tim terbaik di dunia. Kami pulang dengan hasil imbang dan harus puas dengan itu," katanya kepada FIFA.

"Saya memimpikan momen ini sepanjang hidup saya. Saya bekerja sepanjang hidup saya untuk bisa tampil di panggung seperti ini. Hari ini saya bisa berada di sini dan membantu tim berkat pengalaman yang saya miliki. Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada seluruh rakyat Tanjung Verde."

Lahir di Mindelo pada 3 Juni 1986, Vozinha diberi nama Josimar sebagai penghormatan kepada bek Brasil, Josimar, yang tampil impresif di Piala Dunia 1986. Sang ayah awalnya ingin menamainya Valdano, mengikuti nama legenda Argentina Jorge Valdano, tetapi keinginan tersebut tidak mendapat izin dari otoritas setempat.

Berbeda dengan banyak pemain Tanjung Verde yang berkembang di akademi Eropa, Vozinha memulai kariernya di negara asal bersama CS Mindelense. Kariernya kemudian membawanya berkelana ke Angola, Moldova, Slovakia, Siprus, hingga Portugal. Ia bahkan pernah menjuarai Piala Siprus bersama AEL Limassol pada 2019 sebelum bergabung dengan Chaves pada 2024.

Vozinha juga merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah tim nasional Tanjung Verde. Sejak debut internasional pada 2012, ia telah mengoleksi 91 penampilan dan menjadi kapten selama perjalanan kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Catatan tersebut menjadikannya pemain dengan jumlah caps terbanyak kedua dalam sejarah Tanjung Verde.

Penampilan heroiknya melawan Spanyol membuat popularitas Vozinha meroket. Dalam hitungan menit setelah pertandingan berakhir, jumlah pengikutnya di Instagram dilaporkan melonjak drastis, menandakan bagaimana satu malam luar biasa di Atlanta berhasil mengubah kiper veteran itu menjadi salah satu sosok paling dikenal di Piala Dunia 2026.

Artikel Tag: spanyol, piala dunia 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/vozinha-jadi-tembok-tanjung-verde-saat-tahan-imbang-spanyol
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini