Sergio Ramos Jawab Tuduhan Ronald Koeman Soal VAR Unggulkan Real Madrid

Penulis: Rei Darius
Minggu 25 Okt 2020, 06:45 WIB
Sergio Ramos merasa Barcelona layak diganjar penalti.

Sergio Ramos merayakan golnya ke gawang Barcelona (Image: Getty)

Berita Liga Spanyol: Sergio Ramos mengklaim bahwa ia mendapatkan penalti dengan berhak, menyusul tuduhan pelatih Barcelona, Ronald Koeman, yang mengindikasikan bahwa VAR menguntungkan Real Madrid.

Setelah menderita kekalahan pada dua laga sebelumnya kontra Cadiz dan Shakhtar Donetsk, Los Blancos kembali ke jalur kemenangan dengan menundukkan La Blaugrana 3-1 pada laga lanjutan La Liga, sekaligus El Clasico jilid perdana pada musim ini.

Federico Valverde dan Ansu Fati membuat skor menjadi 1-1 pada awal laga, namun Sergio Ramos mengubah keadaan lewat eksekusi penaltinya, sebelum Luka Modric mempertegas keunggulan Real Madrid menjelang bubaran.

Ronald Koeman menyoroti penalti yang diberikan untuk Ramos, dengan menekankan bahwa VAR hanya akan digunakan untuk merugikan Barcelona, seperti laga-laga sebelumnya yang mereka di La Liga.

Namun sang defender berusia 34 tahun tersebut menolak tuduhan tersebut, dengan menjelaskan bahwa itu adalah penalti yang pantas diberikan.

"Saya kira itu adalah hal yang jelas penalti. Dia menarik saya ketika saya ingin melompat dan itu sudah jelas," kata sang kapten seusai pertandingan di Camp Nou, dilansir Marca.

"Itu adalah hal yang tidak adil untuk menghakimi wasit atas insiden yang sudah jelas. Ketika skor sudah 2-1, kami memutuskan untuk merapatkan lini pertahanan dan mengambil keuntungan ketika moral mereka drop pada menit-menit akhir."

Dengan kemenangan di El Clasico ini, skuat asuhan Zinedine Zidane kembali ke puncak klasemen sementara La Liga, dengan torehan 13 poin dari enam pertandingan. Selagi Barcelona terjerembab di urutan ke-12, dengan raihan tujuh poin dari lima kali bertanding.

Artikel Tag: Sergio Ramos, Ronald Koeman, Real Madrid, Barcelona, La Liga, El Clasico

993  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini