Serang Gianni Infantino, Luca Calamai: Dia Menjual Mati Sepak Bola Dunia

Penulis: Uphit Kratos
Selasa 16 Jun 2026, 09:00 WIB - 102 views
Gianni Infantino

Gianni Infantino

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Lelucon Gianni Infantino tentang Timnas Italia berbuntut panjang. Luca Calamai serang habis presiden FIFA itu dengan tuduhan menjual sepak bola dunia.

Lelucon yang dimaksud dilontarkan Gianni Infantino saat membahas rencana ekspansi Piala Dunia menjadi 64 tim di edisi 2030. Presiden FIFA asal Swiss itu berkata, "Mungkin dengan 64 tim, Italia bisa lolos kualifikasi."

Candaan ini jelas menyentil rasa sakit hati seluruh tifosi Azzurri yang gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Namun bagi Luca Calamai, lelucon itu sama sekali tidak lucu.

Dalam editorialnya di TMW, ia melancarkan kritik pedas. Calamai menegaskan bahwa Infantino sedang 'menjual mati' sepak bola Piala Dunia demi kepentingan bisnis dan ekspansi yang tidak masuk akal.

"Saya tidak tertawa dengan candaan Infantino. Ia sedang menjual mati sepak bola dunia. Lebih baik ia khawatir dengan kinerjanya dan pilihannya sendiri. Kami tidak butuh pelajaran darinya," ujar Calamai.

Calamai juga menyoroti kondisi sepak bola Italia yang sedang kacau balau. Ia menyebut bahwa di kubu Azzurri sendiri, situasi kepemimpinan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) masih sangat membingungkan.

Nama Giovanni Malagò disebut-sebut bisa terblokir karena masalah eligibilitas. Sementara Giancarlo Abete tetap menjadi opsi kuat untuk mengambil posisi tersebut, meski dia hanya didukung minoritas suara.

Untuk posisi Komisaris Teknis tim nasional, Calamai menilai nama Roberto Mancini masih tidak layak untuk diusung kembali. Namun ia mengingatkan untuk tetap memperhitungkan sosok Claudio Ranieri.

Artikel Tag: timnas italia, gianni infantino

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/serang-gianni-infantino-luca-calamai-dia-menjual-mati-sepak-bola-dunia
102
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini