Sampai Geser Azpi, Ini Alasan Tuchel Mainkan Reece James Sebagai Bek Tengah

Penulis: A Mahfuda
Minggu 16 Mei 2021, 15:24 WIB
Reece James

Reece James (Sumber: PA Images)

Berita Liga Inggris: Thomas Tuchel menjelaskan mengapa Reece James dimainkan sebagai bek tengah ketimbang Cesar Azpilicueta dalam kekalahan 1-0 Chelsea dari Leicester City di final Piala FA.

Ketika tim diumumkan, dengan Reece James dan Cesar Azpilicueta berada di starting XI, diperkirakan James akan bermain sebagai bek sayap sedangkan Azpilicueta sebagai bek tengah kanan.

Namun begitu pertandingan final berlangsung, ternyata tidak seperti yang diperkirakan, peran mereka berubah.

Kendati demikian, James tampil cukup bagus sebagai bek tengah kanan di sebagian besar pertandingan dengan berurusan dengan Jamie Vardy.

Akan tetapi dia melakukan kesalahan umpan yang sangat fatal dalam proses terjadinya gol pembuka Leicester City via tembakan keras Youri Tielemans, yang kemudian menjadi gol kemenangan dan satu-satunya untuk laga final di Wembley tersebut.

Setelah pertandingan, Thomas Tuchel menjelaskan alasan mengapa dia memainkan James sebagai bek tengah dan ia memuji kontribusinya meski Chelsea harus menelan kekalahan.

"Reecey bermain di tiga bek dan kami menempatkan Azpi lebih tinggi. Mereka mengubah posisi karena kami tahu tentang posisi favorit Jamie Vardy dalam transisi dan kami ingin memiliki kekuatan Reecey, akselerasi Reecey, dan kecepatan tertinggi melawannya untuk menghilangkan ancaman ini. . Dia melakukannya dengan fantastis hari ini,” ujar Tuchel.

"Di sisi yang sama, kami ingin Azpi sedikit lebih tinggi karena dengan pengalaman dan karakternya, dia mengambil risiko lebih banyak daripada Reecey di baris terakhir. Jika Azpi bisa mencetak gol pertama dan tak terdefleksi, itu akan menjadi keputusan yang bagus.”

"Sekarang ini adalah keputusan yang normal, tetapi ini adalah keputusan karena alasan taktis dan untuk kecepatan tertinggi Reecey dan saya sangat senang bagaimana kami bertahan secara umum hari ini."

Artikel Tag: reece james, Chelsea, Thomas Tuchel

1300  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini